Kepala BPN I Made Sumadra bertemu dengan bupati Jembrana I Putu Artha
Kepala BPN I Made Sumadra bertemu dengan bupati Jembrana I Putu Artha

NEGARA,balipuspanews.com – Setelah dilantik diawal bulan Juli, Selasa (7/7) kepala kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Jembrana I Made Sumadra, menemui Bupati Jembrana I Putu Artha.

Pertemuan itu digunakan oleh bupati Artha untuk menyampaikan kalau masih banyak asset pemkab yang belum diselesaikan BPN.

Pada pertemuan dengan bupati Artha didampingi Sekda I Made Sudiada, Asisten I, I Nengah Ledang, kepala Kantor BPN Negara, I Made Sumadra menyampaikan, kedatangannya merupakan langkah awal dan silahturahmi kepada bupati.

Selain itu, untuk menyerap berbagai informasi sebelum melakukan tugas-tugas kedepan.

“Ini silahturahmi biasa. Sebagai pejabat baru tentu sebelum menjalankan tugas-tugasnya di lapangan, paling tidak perkenalan diri dulu dalam menjalankan tugas dengan harapan tugas dapat maksimal dilaksanakan,” ujarnya.

Bupati I Putu Artha mengatakan sebagai pejabat baru, diharapkan dapat menjalin kerjasama dan bersinergi dalam menjalankan tugas-tugas di lapangan.

“Sebagai bupati sangat apresiasi dengan kehadiran pejabat yang baru. Tugas-tugas khususnya di bidang pertanahan sudah menunggu. Kami harapkan kerjasama dan sinergitas akan terbangun lebih baik lagi sehingga dalam penanganan tugas-tugas di lapangan segera bisa dituntaskan,” ujarnya.

Bupati artha juga memberikan masukan dan informasi, kalau sampai saat ini aset-aset pemerintah seperti keberadaan tanah mess sekolah termasuk tanah-tanah umat yang sampai saat ini masih ada yang belum terselesaikan.

“Untuk menghindari agar aset-aset pemerintah itu tidak menjadi masalah di masyarakat, pihak BPN kami harapkan untuk sesegera mungkin menyelesaikan secara hukum, termasuk kejelasan dan keberadaan tanah-tanah umat sehingga tidak berpolemik di masyarakat,” harapnya.

Banyaknya mes sekolah yang kosong akibat dampak dari kebijakan terkait dengan tenaga pendidik pada sekolah seperti guru SD dan SMP dimana dalam menjalankan tugasnya mereka disesuaikan dengan wilayah terdekat pada sekolah itu.

Menanggapi penyampaian bupati itu, Sumadra yang didampingi para pejabat di BPN menegaskan, berbagai masukan dan informasi yang didapat, pihaknya akan segera menindaklanjuti.

“Semua masukan dan informasi itu telah kami catat dan setelah pertemuan ini kami akan segera tindaklanjuti terutama keberadaan mess sekolah termasuk tanah-tanah umat itu dengan tim teknis di lapangan sehingga bisa terselesaikan,” ucapnya.

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan

Facebook Comments