Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat, Percepat Penanganan Kemacetan di Badung Selatan dan Tengah

- Advertisement -
- Advertisement -

BADUNG, balipuspanews.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta meninjau pelaksanaan program dan kegiatan strategis yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan guna memastikan realisasi administrasi maupun fisik berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Beberapa lokasi yang ditinjau meliputi pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu–Jalan Raya Uluwatu, peningkatan jalan dan drainase ruas Jalan Pecatu–Labuan Sait, pembangunan Jalan Trase Pura Kulat–Labuan Sait, pembangunan Jalan Trase Labuan Sait–Padang-Padang, serta pembangunan Jalan Banjar Semer–Teuku Umar Barat pada ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekretaris Daerah Badung I.B. Surya Suamba, kepala OPD terkait, camat, serta lurah/perbekel setempat.

Usai monitoring, Bupati I Wayan Adi Arnawa mengatakan pembangunan trase jalan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengatasi kemacetan di kawasan Kuta Selatan, khususnya di ruas Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu.

BACA :  Bupati Badung Cup Bali 2026 Jadi Ajang Pemanasan Wushu Buleleng Jelang Porprov 2027

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dipercepat pada 2026 hingga 2027 menjadi langkah konkret untuk mengatasi titik-titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang Jalan Raya Uluwatu, khususnya di kawasan Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap pembangunan jalan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap keseriusan Pemkab Badung dalam mengatasi persoalan kemacetan, tidak hanya di Badung Selatan tetapi juga di wilayah Badung Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalu lintas saat menghadapi malam tahun baru, ketika kunjungan ke Uluwatu diperkirakan semakin meningkat. Tidak semua bisa selesai dalam waktu dekat karena panjang jalannya sekitar 10 kilometer dengan tantangan yang cukup berat, mulai dari pemotongan tebing, pembangunan jembatan, hingga penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa sepanjang jalan baru yang dibangun nantinya akan bebas dari kabel maupun jaringan utilitas udara guna mendukung estetika kawasan. Ia juga meminta Perumda Air Minum Tirta Mangutama segera memasang jaringan pipa air bersih sebagai bagian dari upaya mengatasi persoalan ketersediaan air di Badung Selatan.

BACA :  Diduga Mau Melukat, Perempuan asal Sukawati Ditemukan MD di Pantai Purnama Gianyar

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR agar jalan ini bebas dari kabel-kabel. Dari awal saya juga sudah perintahkan PDAM untuk langsung memasang pipa-pipa air sebagai utilitas. Masalah air menjadi hal yang sangat urgen. Program ini berjalan paralel karena PDAM juga sedang bergerak mengatasi persoalan air di Badung Selatan. Bagaimanapun, pembangunan infrastruktur yang representatif akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa total pagu anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur tersebut mencapai Rp2,2 triliun.

Penulis : Kadek Adnyana

Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular