Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Salurkan Hak Pilih Pilgub Bali

Singaraja, balipuspanews.com –Pemungutan suara dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018 sudah berlangsung. Sejumlah 555.555 pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tersebar dalam 1.088 TPS di 148 desa/kelurahan di Kabupaten Buleleng akan menggunakan hak suaranya untuk menentukan pemimpin Bali kedepan.

Pilgub tahun ini, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST menggunakan hak suaranya.

Bupati Suradnyana bersama istri Ny. Aries Suradnyana dan anaknya Made Krisna Sanjaya dengan busana Adat Madya datang ke TPS 1 Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng, pada pukul 08.30 wita, menggunakan sepeda motor, Rabu (27/6).

Tiba di TPS, Bupati Suradnyana bersama keluarga langsung menyerahkan kartu C6 kepada petugas KPPS.

Baca Juga: Cok Ace Unggul Telak Di TPS 3 Kelurahan Ubud

Usai melakukan pencoblosan, Bupati Suradnyana menghimbau kepada masyarakat Buleleng agar tetap menjaga kondusivitas di Kabupaten Buleleng. Ia tidak ingin adanya keributan karena berbeda pilihan.

“Dari proses mulai pelaksanaan pilgub ini sampai hari pencoblosan saya berharap daerah ini tertib dan tenang. Saya lihat selama ini sudah berjalan sangat baik, karena seluruh masyarakat sudah menyadari bahwa demokrasi walaupun berbeda pilihan tidak ada persoalan. Saya selalu menekankan kondusivitas merupakan modal utama dalam pembangunan di Kabupaten Buleleng,” harapnya.

Sementara, Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG menyalurkan hak pilihnya di TPS 4 Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan bersama dengan istrinya, Ny. Ayu Wardhany Sutjidra serta anaknya Made Rai Raditya Nugraha dengan berpakaian adat madya juga. Keempatnya berjalan kaki menuju TPS yang letaknya tidak jauh dari kediaman Wakil Bupati Buleleng.

Seusai menyalurkan hak pilihnya, Wabup Sutjidra mengungkapkan momen pilgub ini merupakan momen untuk menentukan pemimpin dan arah pembangunan lima tahun ke depan. Dari pemantauan yang dilakukan, dirinya melihat mulai dari persiapan sampai dengan hari pencoblosan semua berjalan dengan aman dan lancar.

Wabup Sutjidra juga kembali menekankan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan keamanan. Ajakan untuk datang ke TPS pun diungkapkan agar angka partisipasi pemilih bisa meningkat.

“Saya himbau kepada untuk tetap menjaga kondusivitas serta yang belum datang ke TPS untuk segera datang agar angka partisipasi meningkat,” ungkapnya.

Disinggung mengenai ada masyarakat yang belum mendapatkan formulir C6 hingga hari pencoblosan, pejabat yang asli Bontihing ini mengatakan hal ini akan mempengaruhi angka partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS. Permasalahan ini harus dipikirkan dan dicarikan jalan keluarnya mengingat angka partisipasi masyarakat pada pilkada sebelumnya juga sangat rendah.

“Ini yang harus dipecahkan. Bagaimana kita berusaha untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu,” pungkasnya.