Bupati Eka saat menerima perwakilan dari Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB), Senin (20/03) di ruang Kerjanya.
sewa motor matic murah dibali

Tabanan, balipuspanews.com – Kabupaten Tabanan di bawah Pimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti sangat peduli terhadap keharmonisan Umat Beragama, keharmonisan didalam hubungan umat beragama terus dipupuk dan ditumbuh-kembangkan hingga generasi berikutnya.

Keharmonisan  inilah yang manghantarkan Bupati Eka hingga berhasil menyabet penghargaan Harmony Award beberapa waktu yang lalu, di Jakarta.

 

Bupati Eka menerima perwakilan dari Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB),

Untuk selalu menjaga keharmonisan tersebut, yang mana Tabanan dikenal dengan mayoritas masyarakat yang memeluk Agama Hindu yang syarat dengan adat dan budaya. Untuk itu, Bupati Eka sangat “Welcome” terhadap umat beragama lainnya.

Hal itu ditunjukan Bupati Eka saat menerima perwakilan dari Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB), Senin (20/03) di ruang Kerjanya. Didampingi Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa.

“Namanya juga Bupati Harmony, jadi kami sangat welcome dengan umat beragama lainnya selain dari mayoritas masyarakat kami. Apalagi datang secara baik dan santun serta mementingkan kepentingan rakyat”, ungkap Bupati Eka.

Kedatangan GKPB Bali berjumlah 3 orang yakni, Gusti Suarjana, Bhisop Nengah Suma dan Feryyudi bertujuan untuk menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ceria GKPB Bersama Katagorial Sehari. Pihaknya menjelaskan bahwa kegiatan ini direncanakan akan dilangsungkan di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan. Pada tanggal 8 juli 2017.

Sehubungan dengan hal tersebut, pihaknya mengharapkan dukungan dari Bupati Tabanan untuk kelancaran berlangsungnya kegiatan. Yang mana dijelaskannya bahwa selain mohon ijin menggunakan tempat, pihaknya juga berharap agar Bupati Eka membantu dengan Tarian Okokan dan Tari Sekar Sandat Serasi untuk melengkapi susunan kegiatan, harap pihak GKPB.

Selain itu, tanpa dukungan dari Ibu Bupati acara ini tidak akan berjalan dengan lancar. Untuk itu, pihaknya mohon dukungan agar kegiatan bisa terlaksana dengan lancar. Kami telah mempersiapkan 5 ribu umat kami di Bali untuk berpartisipasi dalam acara ini.

Dijelaskan juga bahwa akan diadakan berbagai lomba dengan kategori anak-anak, remaja, orang-tua dan Ibu Ibu, dan kami juga akan melakukan pemeriksaan mata gratis dan ceramah merawat diri pada Lansia. Serta acara ini terbuka untuk umum.

“Dengan Budget hanya sebesar Rp. 25 Juta dan menginggat acara ini membutuhkan banyak dana. Sudikah kiranya selain pengadaan tempat, Ibu bisa membantu kekurangan kami dari segi Dana”, harapnya.

Mengenai hal tersebut, Bupati Eka mengaku siap dengan apa yang dimohonkan oleh pihak GKPB. Orang nomor satu di Tabanan tersebut mempersilahkan menggunakan lapangan Alit Saputra. “Asal, sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan kerja bhakti, minimal bersih-bersih di areal lapangan supaya tidak kotor”, himbau Bupati Eka kepada pihak GKPB.

Pihaknya  sangat welcome dengan kedatangan umat lain, apalagi dibuatkan acara seperti ini. Terlebih dijelaskan bahwa akan diadakan berbagai lomba untuk anak-anak, remaja, Orang tua dan Ibu-Ibu.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif sekali. Dan Saya harapkan agar umat Kristen di Bali dengan adanya kegiatan ini, rasa cinta dan kasihnya bisa lebih dipupuk lagi dan lebih bagus lagi kedepannya”, tegas Bupati Eka.

Orang nomor satu di Tabanan ini juga menganjurkan agar di dalam kegiatan tersebut untuk melibatkan mobil sehat yang dimiliki Kabupaten Tabanan.

Dirinya meneruskan bahwa tidak ethis hanya memeriksa mata saja sedangkan tubuh dan yang lainnya juga perlu perawatan.

“Kami punya mobil sehat dan dilengkapi dengan Dokter Umum dan Dokter Gigi serta alat untuk pemeriksaan kanker serviks bagi Ibu-Ibu. Dan sudah tentu ditunjang juga dengan tim medis yang mumpuni yang kami miliki. Utamakanlah gotong-royong didalam kegiatan ini serta selalu koordinasikan dengan Pemda”, tutup Bupati Cantik ini.

Tinggalkan Komentar...