Senin, Juni 24, 2024
BerandaBadungBupati Giri Prasta Mendukung Karya Nyekah Masal di Desa Adat Punggul

Bupati Giri Prasta Mendukung Karya Nyekah Masal di Desa Adat Punggul

BADUNG, balipuspanews.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Atma Wedana/Nyekah Masal yang diadakan di Desa Adat Punggul, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/12) malam.

Kehadiran Bupati tersebut disambut Anggota DPRD Kabupaten Badung I Gede Suardika, Pj. Perbekel Punggul I Gst Ngr. Anom Bali Putra, Bendesa Adat Punggul I Nyoman Murjaya, serta tokoh masyarakat. Bupati Giri Prasta secara pribadi medana punia sebesar untuk mendukung karya nyekah yang diikuti 11 sawa tersebut.

Kehadiran Bupati di “Desa Digital” ini sebagai wujud bhakti dan dukungan pemerintah kepada masyarakat serta komitmen Beliau dalam melestarikan seni, adat, agama, dan budaya di Badung. Terlebih Desa Punggul telah menjadi salah satu Desa terbaik di Badung dan sebagai Desa percontohan penerapan desa digital di tingkat nasional.

“Kami selaku pemerintah sangat mengapresiasi pelaksanaan karya ini. Kehadiran kami untuk ikut mendoakan agar karya ini berjalan lancar. Kami juga mengharapkan karya seperti ini dapat dilaksanakan di desa lainya. Disamping dapat menekan biaya, juga mempererat pasemetonan krama desa,” ujarnya, Bupati juga menambahkan pihaknya akan siap mendukung segala pembangunan di Desa Punggul sehingga Punggul menjadi Desa mandiri.

BACA :  Diajak Bersulang, Rombongan Bule Kepincut Arak Bali

Sementara itu Ketua Panitia, I Gede Sukasta menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung pada karya nyekah massal di Desa Adat Punggul. Dijelaskan, pelaksanaan karya ini sudah berdasarkan awig-awig Desa Adat.

Dimana setiap tiga tahun sekali, sekurang-kurangnya ada 11 sawa wajib dilaksanakan nyekah masal. Mengingat saat ini masih di masa pandemi covid-19, jalannya upacara tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dana upacara bersumber dari kas desa adat serta dana punia dari masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan, dudonan karya telah diawali sejak hari Minggu (6/12) dengan nyukat genah wewangunan. Dilanjutkan Minggu (20/12) ngangget don bingin dan Senin (21/12) puncak karya, mejaya jaya, serta purwa daksina. Selasa (22/12) meprelina, meajar-ajar ke segara Goa Lawah, mepamit, dan ngelinggihang.

Penulis : Ayu Diah 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular