Bupati Inginkan Masyarakat Bantu Capaian Target Vaksinasi di Buleleng

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Masih adanya tambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Buleleng membuat pemerintah meminta masyarakat agar lebih disiplin serta ikut membantu pencapaian target vaksinasi guna kembali normalnya kehidupan.

Saat ini Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah saat ini sedang berusaha menggenjot pelaksanaan vaksinasi agar segera tuntas. Berjalan vaksinasi diharapkan bisa sesuai dengan target yang diinginkan, sehingga seluruh komponen harus ikut mendukung, termasuk juga masyarakat. Sebab nantinya ketika prosesnya sedang berjalan, masyarakat diharapkan tetap melakukan aktivitas dari rumah untuk enam bulan kedepan.

“Khusus untuk di Bali, Bapak Gubernur menargetkan agar bulan September sudah selesai proses vaksinasi. Sehingga sudah bisa menerima tamu secara terbuka di Bali,” ujar Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana disela-sela selesai meresmikan Pasar Banyuasri, Selasa (30/3/2021).

Upaya ini ditekankan, karena negara-negara yang lain yang sudah terbebas dari pandemi serta ingin mendapat jaminan ketika datang ke Bali agar tidak terpapar kembali. Selain itu juga, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng tengah berupaya mengubah status beberapa Daerah Tujuan Wisata (DTW) menuju zona hijau.

BACA :  Duta Denpasar Sabet Sejumlah Juara di Ajang Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2026

Maka vaksinasi telah dilakukan terhadap pekerja pariwisata agar dapat memberikan jaminan terhadap tamu yang ingin datang ke Buleleng khususnya.

“Kegiatan masyarakat di luar negeri sekarang sudah mulai bergerak pelan-pelan. Kita juga harus melakukan ancang-ancang. Terus tarang saya sudah berusaha sekali biar kita di Buleleng segera bebas dari pandemi. Biar semua bisa cepat bergerak lagi,” imbuhnya.

Selain itu, mengingat perayaan Hari Raya Idul Fitri bagi umat Muslim sudah dekat, Bupati Agus Suradnyana menyarankan agar tidak melakukan aktivitas mudik disaat seperti ini. Ia meminta agar perayaan hari raya tetap dilakukan dari rumah saja, tanpa mengurangi makna perayaannya.

Pemerintah Pusat dan Provinsi pun juga menginginkan hal yang sama. Begitu juga untuk umat Hindu yang sebentar lagi akan merayakan hari raya Galungan dan Kuningan, agar tetap memperhatikan protokol kesehatan saat perayaan.

“Surat Edaran yang terbaru kan sudah mengijinkan kegiatan keagamaan, tetapi tetap mengikuti prosedur tetap (protap) protokol kesehatan. Karena ini masalah penyakit, bukan masalah sara. Tentu faktor kesehatan lebih penting dari yang lainnya. Mari kita sadari itu,” pungkasnya.

BACA :  Polisi Selidiki Kebakaran Gudang Kembang Api, Diduga Meledak Saat Karyawan Merakit

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular