Bupati Made Gianyar buka bimtek aparat desa di Bangli
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Bangli, balipuspanews.com- Untuk kesekian kalinya Pemkab Bangli mengelar bimbingan teknis ( Bimtek) yang melibatkan aparatur desa dan lembaga desa di Gedung SKB Bangli Senin ( 2/7) 2018. Kali ini Bimtek khusus dikuti sekretaris desa ( Sekdes) dan kepala seksi yang berasal dari 34 desa  dari tiga kecamatan masing- masing kecamatan Tembuku, Kintamani dan Bangli.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Bangli I Dewa Agung Riana Putra menyebutkan,  Bimtek perangkat Desa dibagi dalam dua kloter, untuk kloter pertama ini diikuti oleh perwakilan 34 Desa dari tiga kecamatan yaitu Kecamatan Bangli, Tembuku dan sebagian dari Kintamani yang diselenggarakan selama satu minggu.

Bimtek ini demikian Riana Putra, merupakan kegiatan tahunan yang laksanakan dengan melibatkan seluruh komponen perangkat desa dari Perbekel hingga  BPD untuk meningkatkan kemampuan aparat desa dalam pengelolaan keuangan desa.

Selain pemahaman tata kelola keuangan desa, Bimtek juga sebagai ajang sosiallisasi perubahan peraturan seperti Permendagri 113 yang belum dapat dimaksimalkan dalam pelaksanaanya sudah di ganti dengan Permendagri 20. Dengan demikian, bisa meminimalisir kesalahan- kesalahan administrasi dilapangan.

Harapan kedepan dengan dilaksanakannya kegiatan ini para tim teknis baik perbekel dan perangkat desa akan semakin bisa mengurai APBDES dimulai perencanaan dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan tepat sasaran, tepat aturan dan asas ketaatan dan akuntabel.

“ Materi yang diberikan adalah hal hal yang sangat bersentuhan langsung dengan kegiatan pemerintahan terutama hal-hal tentang pajak pratama, baik itu mengenai pajak PPH dan PPN sehingga kita libatkan dari pemerintah yaitu Inspektorat, BKPAD, BAPPEDA, Bagian HUKUM dan Kejaksaan,” terang Agung Riana.

Sementara itu  Bupati Bangli I Made Gianyar, menyampaikan kepada perangkat desa untuk bisa memanfaatkan kesempatan baik ini, sehingga apa yang menjadi progam dan visi misi pemerintah membangun Bangli dari desa bisa nyambung dan dijabarkan di tingkat desa.

SDM yang ada haruslah terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan desa mengingat saat ini desa sudah mengelola uang yang sangat besar, tentu hal itu harus di imbangan dengan kemampuan aparatur desa yang lebih baik sehingga apa yang tertuang dalam perencanaan APBDES bisa teruai dengan baik sampai pelaksanaan dilapangan termasuk admintrasinya.

Lanjut Dengan program ADD yang cukup besar ditambah program Gerbangdesigot dan GGS ditambah dengan Dana Desa  dan sumber dana yang lain saat ini desa sudah tidak ada kendala sehingga apabila dapat dijalankan dengan baik tentu pembangunan di desa tidak lagi ada kendala.

“ Dengan dilaksanakannya bimtek ini diharapkan kedepan para perangkat desa tidak ada yang tersangkut masalah hukum,” kata Made Gianyar. ( rls/sur)

 

Tinggalkan Komentar...