Bupati Made Gianyar Minta Warga Jaga Toleransi Dan Menghindari Kegiatan Pemicu Konflik

Bupati Bangli Made Gianyar bersama Muspida saat persiapan pengamanan Nataru, galungan dan kuningan. Foto Humas Bangli for Balipuspanews.com

Bangli, balipuspanews.com- Jelang perayaan Natal, Hari Raya Galungan dan Kuningan serta Tahun Baru di Kabupaten Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar menghimbau masyarakat Bangli, agar semakin meningkatkan tolerasi beragama serta menghidari kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan konflik. Hal ini disampaikan Bupati Made Gianyar, seusai menghadiri Apel Kesiagaan Operasi Lilin Agung 2018, di Polres Bangli, Jumat (21/12/2018).

Lebih lanjut Bupati Made Gianyar menekankan, terkait dengan pelaksanaan Natal, Galungan dan Kuningan serta tahun baru yang kebetulan tahun ini waktunya sangat berdekatan, ia menghimbau seluruh masyarakat Bangli  untuk tetap menjaga toleransi antar umat beragama, serta tetap menjaga ketertiban berlalu lintas, dan meminimalisir tindakan-tindakan yang memicu konflik.

“ Kami imbau kepada masyarakat untuk bisa meningkatkan toleransi dan hindari eforia berlebihan dalam menyambut tahun baru. Hindari mengkonsumsi miras maupun kegiatan lain yang dapat memicu konflik,” imbaunya.

Terkait dengan pelaksanaan Apel Kesiagaan Operasi Lilin Agung 2018, ia mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Bangli dengan  Polres Bangli, Kodim 1626 Bangli, Kajari Bangli dan stake holder terkait lainnya, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“ Hari ini kita bersama menggelar Apel Kesiagaan Operasi Lilin Agung 2018. Dengan sinergitas dan koordinasi yang baik, kita yakin pelaksanaan Natal, Galungan, Kuningan dan tahun baru di Kabupaten Bangli bisa berjalan dengan aman, tertib dan lancar,”ucapnya.

Sementara itu Kapolres Bangli AKBP. Agus Tri Waluyo mengatakan, Apel Kesiagaan Operasi Lilin Agung 2018, merupakan langkah nyata yang dilakukan pihak Polres Bangli bersama Pemkab Bangli, Kodim 1626 Bangli, Kajari Bangli dan instansi terkait lainnya, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jelang Hari Raya Natal, Galungan dan Kuningan serta Tahun Baru di Kabupaten Bangli.

Ia menambahkan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini, adalah untuk memantapkan kesiapan personil gabungan sebelum melaksanakan pengamanan.

“ Setelah melakukan pengecekan personil, kita juga melakukan pengecekan sarana prasarana sebelum melaksanakan pengamanan” ujarnya.

Ia mengaku,  pihak Polres Bangli sudah membangun posko pengamanan yang ditempatkan dititik-titik rawan, serta akan melakukan patroli gabungan. Ia menilai,  dengan adanya peningkatan kegiatan, baik kegiatan Natal, Galungan maupun peningkatan aktivitas pariwisata menjelang liburan tahun baru, perlu dibangun posko-posko pengamanan dan patroli gabungan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Pada Apel Kesiagaan Operasi Lilin Agung 2018, yang dihadiri oleh Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, Kajari Bangli Nur Handayani, Kasdim 1626 Bangli dan undangan terkait lainnya, Polres Bangli juga melaksanakan pemusnahan barang bukti secara simbolis,  berupa sitaan minuman beralkohol dan senjata tajam, hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) dan operasi cipta kondisi (cipkon) 2018. ( rls/bas)