Made Gianyar lakukan Monev proyek Gerbang Gita Shanti di kecamatan Kintamani. Foto Humas Bangli For Bali Puspanews.com
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Bangli, balipuspanews.com- Bupati Bangli Made Gianyar turun ke lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi ( Monev) program Gerakan Membangun Desa Sistem Gotong Royong (Gerbangdessigot) dan program Gerbang Gita Santi (GGS) di dua desa dikecamatan Kintamani Selasa ( 4/12/2018).

Dua desa yang disambangi orang nomor satu di Bangli adalah desa Bayung Gede dan desa Belancan. Ikut mendampingi bupati Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli I Gede Arta, Kabag Pembangunan Setda  Bangli Wayan Sugiarta, Camat Kintamani Wayan Dirgayusa dan sejumlah pimpinan OPD terkait.

Mengawali monev ini, Bupati Made Gianyar dan sejumlah pimpinan OPD terkait meninjau pembangunan balai serbaguna Desa Belancan. Saat meninjau balai serbaguna ini, Bupati Gianyar meminta Perbekel Desa Belancan dan panitia pembangunan bisa mengawasi proses pembangunan dengan baik, sehingga kualitas bangunan terstandar dan waktu penyelesaiannya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Setelah meninjau pembangunan balai serba guna, selanjutnya Bupati kader PDIP itu meninjau Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tri Kerta Praja Desa Belancan. Dalam kunjungan ini, Bupati Made Gianyar mengaku sangat mengapresiasi Bumdes Tri Kerta Praja, karena tidak hanya bergelut di jasa simpan pinjam saja, tetapi sudah merambah ke jasa lainnya, seperti pengelolaan pasar desa dan penyedia jasa sewa molen.

Setelah selesai melaksanakan monev di Desa Belancan, selanjutnya rombongan Bupati Bangli menuju Desa Bayung Gede. Di Desa Bayung Gede, Bupati Made Gianyar meninjau jalan rambat beton usaha tani sepanjang 2.070 meter, yang didanai melalui program Gerbangdessigot. Setelah memantau langsung kondisi jalan rambat beton usaha tani ini, Bupati Made Gianyar mengaku puas. Ia mengatakan, meskipun dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat, namun kualitas dari jalan rambat beton ini sangatlah baik.

“ Meskipun dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat, saya senang dengan kualitas jalan rambat beton usaha tani ini. Mudah-mudahan jalan ini bisa mendorong produksi pertanian di Desa Bayung Gede,”harapnya.

Setelah meninjau jalan rambat beton, selanjutnya Bupati Made Gianyar meninjau proses pembangunan tembok penyengker Pura Dadia Ibu, MCK Rumah Tangga Miskin (RTM) I Wayan Gimboh dan Bumdes Arsa Bhuana Manunggal.

Seusai melakukan monev, Bupati Made Gianyar mengaku puas dengan kualitas pembangunan yang didanai melalui program Gerbangdessigot dan Gerbang Gita Santi.

“ Secara umum dari hasil monev hari ini, saya sangat puas dengan kualitas pembangunan yang didanai melalui program Gerbangdessigot dan Gerbang Gita Santi. Namun saya minta, proyek yang masih dalam tahap pembangunan benar-benar diawasi dengan baik, sehingga kualitas dan penyelesaiannya bisa tepat waktu,”pintanya.

Selain Gerbangdessigot, Gerbang Gita Santi, Alokasi Dana Desa (ADD) yang besar, program lain yang menjadi primadona masyarakat Bangli adalah hotmix masuk desa. Menurutnya, semenjak program ini diluncurkan pada tahun anggaran 2011 lalu, ruas jalan di Kabupaten Bangli yang berstatus jalan kabupaten terus mengalami penambahan.

Hal ini tidak lepas dari banyaknya desa yang mengajukan pelimpahan status jalan desa menjadi kabupaten.

“ Berdasarkan SK terbaru, ruas jalan di Kabupaten Bangli yang berstatus jalan kabupaten mencapai 949 Km. Dimana sebelumnya hanya 700 Km lebih,”terangnya.

Terkait dengan program hotmix masuk desa, Bupati Made Gianyar menargetkan program ini akan tuntas pada APBD 2020 mendatang.

“ Hotmix masuk desa adalah salah satu program yang menjadi primadona masyarakat. Saya target program ini tuntas pada APBD 2020 mendatang,”tegasnya.

Sementara itu, Kepal Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra mengatakan, tujuan dilaksanakannya Monev adalah untuk memastikan apakah penjabaran program Gerbangdessigot  sudah sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) panduan Gerbangdessiot. ( rls/bas)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...