Bupati Mahayastra Serahkan Penghargaan Desa Peduli Lingkungan dan Sekolah Adiwiyata

23
Bupati Gianyar Made Mahayastra menyerahkan piagam penghargaan kepada desa peduli lingkungan . Foto Humas Gianyar For Balipuspanews.com

GIANYAR, balipuspanews.com- Memasuki tahun 2019, semua pegawai Pemkab Gianyar harus meningkatkan disiplin serta kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut ditekankan Bupati Gianyar Made Mahayastra saat memimpin apel pertama tahun 2019 di halaman Kantor Bupati Gianyar, Senin (7/1/2019). Apel perdana tahun 2019 juga dirangkai dengan penyerahaan penghargaan bagi pemenang lomba desa peduli lingkungan dan sekolah adiwiyata.

Khusus kepada desa pakraman dan sekolah yang mendapatkan penghargaan dan hadiah Mahayastra mengucapkan selamat, karena sekarang era menjaga lingkungan maka patut memberikan penghargaan kepada Desa pakraman dan sekolah yang mampu menjaga lingkungannya. Apalagi dengan adanya Pergub No. 97 tahun 2018 terkait penggunaan sampah plastic sekali pakai, Mahayastra mengaku akan segera menindaklanjuti dengan mengeluarkan peraturan bupati yang lebih rinci terkait cara pelaksanakan pergub.

“ Terkait pergub 97 tahun 2018  yang mengatur sampah plastik sekali pakai, saya selaku Bupati Gianyar akan segera  mengatur secara lebih teknis dengan lebih mengena untuk bisa  segera diberlakukan,”ujar Mahayastra.

Ditemui seusai apel, Mahayastra menjelaskan lomba desa sadar lingkungan mengacu pada kebijakan pemerintahan terdahulu. Dimana semua program yang masuk ke desa pakraman tingkat  keberhasilannya lebih tinggi dibandingkan dengan program yang masukdalam konteks atau struktur pemerintahan.

“ Sehingga kita berikan penghargaan, makamereka akan  bersaing untuk menjaga lingkungannya. Karena kita tahu, tidak satu orangpun warga Gianyar yang tidak masuk ke-desa pakraman atau tidak ada satu jengkal tanah pun tanpa terbagi habis oleh desa pakraman,” imbuh Mahayastra.

Mahayastra juga menghimbau agar seluruh elemen masyarakat ikut menjaga lingkungan serta fasilitas umum.

“Menjaga fasilitas umum bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah tapi tanggung jawab semua pihak, jangan ada lagi yang membuang sampah ke sungai, dalam trotoar,” tegas politisi asal Payangan tersebut.  ia juga menyayangkan keberanian sebagaian masyarakat yang sampai saat ini kesadarannya baru meng-aplod dalam status medsos belum berani mengambil tindakan untuk menjaga kebersihan.

“Saya selaku bupati dan saudara sebagai ASN mesti menyampaikan ke masyarakat bahwa menjaga fasilitas umum juga menjadi tanggung jawab masyarakat,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengapresiasi keberhasilan Pemerintahan Kabupaten Gianyar dalam mengelola anggarannya. Mahayastra juga mengaku APBD sehat dan terukur, artinya apa yang direncanakan dapat dilaksanakan dengan kelebihan dan kekurangannya. Sehingga perencanaan dan pelaksanaan 2019 harus lebih bekerja keras agar apa yang menjadi janji kepada masyarakat bisa diwujudkan dengan berpedoman pada pengalaman di tahun sebelumnya. ( rls/bas)

Loading...