AMLAPURA, balipuspanews.com – Bupati Karangasem, IGA Sumatri berharap agar deklarasi kedas plastik di Pura Besakih, Rendang, Karangasen memang dari hati dan diri sendiri.

“Deklarasikan kedas plastik ini mulai diri sendiri serta dari  hati,  sehingga bisa berkesinambungan, ” kata Panitia Pelaksana Gerakan Kedas Sampah Plastik (GEDASAMTIK) diterima audiensi oleh Bupati Karangasem, Bupati IGA Sumatri di ruang rapat Kantor saat menerima audensi dengan panitia mekedas sampah plastik PERADAH dan KMHDI Bali, Kamis (24/1).

Ia menyampaikan sangat mendukung aksi ini, dimana memang harus ada edukasi dan aksi dalam sebuah kegiatan utamanya dalam memerangi sampah pelastik. beliau juga menegaskan akan mendukung penuh aksi ini dalam bentuk pengarahan masa dan menyediakan truk pengangkut sampah serta lainnya yg diperlukan oleh panitia pelaksana.

Pihaknya juga mendukung atas aspirasj masyarakat Rendang terkait dengan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) di Kecamatan Rendang.

Dilain sisi, Bupati Sumatri tetap menekankan pada disetiap desa agar pengolahan sampah bisa dimulai dari bawah dan nantinya menjadi lebih tertata dan bermanfaat.

“Kita pastikan Rendang bebas dari sampah apapun, katanya.

Sementara itu, Komando Ketua PD KMHDI Bali I Gusti Putu Kirana Dana menyampaikan perihal rencana kegiatan GEDASAMTIK yang dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2019 mendatang yang akan dihadiri kurang lebih 10.000 orang dari segala unsur baik Mahasiswa, Siswa, Organisasi Kepemudaan, Yayasan, serta komunitas anti Sampah plastik.

Dalam penyampaiannya I Gusti Putu Kirana Dana yang akrab disapa Togar menegaskan bahwa dalam kegiatan ini seluruh elemen diharapkan saling bahu membahu agar nantinya tujuan akhir bisa dicapai, jangan hanya gebyar satu hari, tapi bisa menjadi kegiatan berkelanjutan.

Sekretaris rencana Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS), I Komang Warsa didampingi Camat Rendang, I Wayan Mastera pada kesempatan itu menyampaikan telah mensurvey tanah milik provinsi untuk di jadikan TPS.
“Kami masih membuat proposalnya untuk diajukan ke Provinsi sebagai salah satu langkah mewujudkan TPS di Rendang sekaligus sebagai tindaklanjut aksi mekedas di kawasan Pura Besakih dan penyangganya,” jelasnya. (art/bpn/tim)