Rabu, Oktober 21, 2020
Beranda Editor's Picks Bupati Sumatri Menangis Demi Kemanusiaan Meminta Warga Sengkidu Menerima PMI

Bupati Sumatri Menangis Demi Kemanusiaan Meminta Warga Sengkidu Menerima PMI

MANGGIS, balipuspanews.com -Naluri seorang wanita muncul dari Bupati Karangasem, I G A Mas Sumatri, Bupati pertama wanita ujung timur pulau Bali ini menangis meminta kepada warga Sengkidu agar menerima Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk di karantina di wilayahnya.

“Demi kemanusiaan Semeton titiang mangde sampunang menolak, demi kemanusian atau demi kemanusian warga jangan menolak,” kata Bupati Sumatri diikuti dengan derai air mata dihadapan warga.

Lebih jauh, Sumatri terus .emohon dengan sangat kepada masyarakat untuk tidak menolak kedatangan Pekerja Migran yang akan memasuki lokasi Karantina di sebuah Hotel di Candi Dasa..

Menurutnya pekerja migran saat memasuki wilayah Bali sudah ditest dari kemungkinan terpapar virus Covid 19 dengan gunakan rapid test.

Sesuai dengan arahan Gubernur, mereka yang hasilnya negatif / tidak ada gejala terpapar virus corona, diberikan tanggung jawab kepada pemerintah kabupaten untuk memberikan fasilitas karantina.

Mereka dikarantina bukan karena sakit  corona  melainkan untuk meyakinkan jika ada virus corona dari luar maka dalam 14 hari dapat terpantau dan diisolir penyebarannya.

M”dimengerti, meski kita tak bisa satukan tangan paling tidak kita bisa satukan hati, satukan pikiran dalam meeñgatasi aegala masalah dimasa pandemik corona,” jelasnya. (Art/BPN/tim)

 

View this post on Instagram

I G A Mas Sumatri, Bupati Karangasem memohon dengan sangat kepada masyarakat untuk tidak menolak kedatangan Pekerja Migran yang akan memasuki lokasi Karantina di sebuah Hotel di Candi Dasa.. Pekerja migran saat memasuki wilayah Bali sudah ditest dari kemungkinan terpapar virus Covid 19 dengan gunakan rapid test. Sesuai dengan arahan Gubernur, mereka yang hasilnya negatif / tidak ada gejala terpapar virus corona, diberikan tanggung jawab kepada pemerintah kabupaten untuk memberikan fasilitas karantina. Mereka dikarantina BUKAN KARENA MEREKA SAKIT CORONA melainkan untuk meyakinkan jika ada virus corona dari luar maka dalam 14 hari dapat terpantau dan diisolir penyebarannya. Mohon dimengerti, meski kita tak bisa satukan tangan paling tidak kita bisa satukan hati, satukan pikiran dalam meeñgatasi aegala masalah dimasa pandemik corona Video Deni

A post shared by BALIPUSPANEWS.COM (@balipuspanews) on

 

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Member of