Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat menerima audensi Ketum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, mengapresiasi prestasi yang diraih kontingen atlet Buleleng pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprop) Bali XIV di Kabupaten Tabanan. Pernyataan orang nomor satu di jajaran Pemkab Buleleng disampaikan pada Jumat (20/9), saat menerima audensi pengurus KONI Buleleng.

 

Meski menempati peringkat ketiga, Buleleng patut berbangga. Pasalnya prestasi yang diraih kontingen Buleleng merupakan hasil kerja keras atlet binaan sendiri.

 

“Saya bangga karena Buleleng menggunakan atlet yang dibina sejak dini hingga mampu meraih prestasi yang membanggakan,” ungkap Bupati Suradnyana.

 

Berdasarkan data, Buleleng menempati peringkat ketiga dengan raihan 55 medali emas, 52 perak dan 82 medali perunggu.

 

Torehan prestasi tersebut mencerminkam bahwa apa yang ditargetkan oleh KONI Buleleng sudah mencapai 92 persen. Ini merupakan perencanaan yang tidak mudah. Dibutuhkan kecermatan dan ketelitian serta parameter yang terukur untuk mewujudkannya.

 

Nah, sebagai wujud apresiasi, Bupati Suradnyana menyetujui usulan KONI Buleleng untuk meningkatkan bonus para aleraih medali.

 

“Soal besarannya saya serahkan kepada Komang (Ketum KONI Buleleng) untuk mengaturnya. Pencairannya tahun anggaran 2020,” sebutnya.

 

Kepada atlet peraih medali, menyampaikan ucapan selamat. Sedangkan bagi atlet yang belum meraih medali diingatkan untuk tidak berputus asa dan tetap berlatih dengan sarana yang tersedia.

Sementara, Ketum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana didampingi Ketua Kontingen Gede Darmawan menjelaskan, pada Porprop tahun 2019 ini, cabang olehraga beladiri Buleleng mulai menunjukkan prestasi.

 

Imbuh Ketum Arta, kalklulasi bonus akan segera dilakukan, baik untuk medali emas perorangan, beregu kecil maupun gemuk. Demikian halnya dengan bonus perak dan perunggu.

 

“Astungkara swaha Bapak Bupati menyetujui usulan kami untuk menaikkan bonus bagi atlet peraih medali emas dengan kisaran 45 – 50 juta rupiah,” ungkapnya.

 

Ketum Arta mengaku telah membuat analisa bagi cabang olahraga yang berkontribusi medali dan yang tidak berkontribusi. Demikian halnya cabor yang on target dan non target.

 

“Ini akan menjadi pertimbangan kami dalam memberikan dana pembinaan bagi cabor bersangkutan,” tutupnya.

 

Raihan peringkat ketiga pada Porprop tahun ini bukanlah segalanya, masih ada even yang lebih tinggi seperti PON, Sea Games, Asian Games dan Olympiade serta kejuaraan lainnya. KONI Buleleng yang menaungi Pengkab Cabor akan selalu berupaya melakukan pembinaan untuk dapat melahirkan atlet berprestasi.