Bupati Tabanan Masuk Nominator Penerima Leadership Award 2017

Ni Putu Eka Wiryastuti, Bupati Tabanan kembali menjadi salah-satu Nominator Penilaian Pemberian Penghargaan Kepemimpinan Kepala Daerah (Leadership Award 2017) dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Tabanan, balipuspanews.com -Seperti gayung bersambut, setelah mendapatkan sekian banyak penghargaan yang menghiasi ruang kerjanya. Kali ini, Ni Putu Eka Wiryastuti, Bupati Tabanan kembali menjadi salah-satu Nominator Penilaian Pemberian Penghargaan Kepemimpinan Kepala Daerah (Leadership Award 2017) dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Hal itu dikarenakan kepemimpinan Bupati Eka menjadi perhatian dari Pemerintah Pusat. Menjadi salah-satu sosok Pemimpin yang menjadi idola Rakyat, serta mempunyai prosfek yang bagus kedepannya, yang mampu bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional. Semua itu tidak terlepas dari kinerja dan kepemimpinannya mengutamakan Rakyat, dengan program-program pro-Rakyat.

“Hal ini jarang-jarang terjadi. Saya sangat bangga sekaligus bersyukur, sekaligus senang sekali, kita semua hari ini didatangi oleh tim penilai dari Jakarta. Bapak-Bapak yang luar biasa ini untuk menilai kami dan menilai Saya khususnya, dalam segala bentuk kebijakan yang sudah kami terapkan selama ini”, ucap Bupati yang akrab disapa Eka ini didampingi seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan. Saat menerima Tim Penilai Leadership Award 2017 Kemendagri, di Kediamannya di Banjar Tegeh, Desa Angseri, Baturiti, Rabu (18/10) kemarin.

Saat menerima dan Wawancara dari Tim Penilai Leadership Award 2017 yang diketuai Kris Budihardjo, Bupati Eka mengatakan bahwa selama diriya memerintah tidak terlepas dari ajaran-ajaran Bung Karno. Mulai dari prinsip dan prilaku, Dirinya mengaku sangat dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran Bung Karno.

“Jadi sebetulnya dasarnya sebenarnya, Saya itu berprinsip dan Saya ini penggemar Bung Karno. Itu awalnya dulu, jadi Saya penggemar Bapak Bangsa akhirnya sampai dibilang terlalu Bung Karno Mainded sekali. Artinya dari setiap pidato, di setiap saya melakukan apapun, itu selalu berdasarkan pemikiran-pemikiran yang telah Beliau lahirkan. Jadi buat Saya, Beliau adalah pemimpin Bangsa yang amazing sekali”, tuturnya.

Lanjutnya bisa memerdekakan kita dan bisa memberikan kesempatan kita, untuk membangun Bangsa ini. Jadi itu dasar pemikiran dimana Bung Karno mengajarkan bahwa kita harus memikirkan kaum marhaen itu terlebih dahulu. Jadi ada petani sekaligus nelayan disana, dan kebetulan kok bisa di Tabanan itu hampir 75 persen rakyat kami adalah Petani dan Nelayan”, pungkas Eka.

Orang Nomer satu di Tabanan itu juga menambahkan, bahwa di dalam visi misi Pemerintah Kabupaten Tabanan menerapkan ajaran Tri Sakti dari Bung Karno. Disitu ada Sejahtera, Aman dan Berprestasi yaitu SERASI.

“Sehingga gayung bersambut, dimana Saya punya nafas ideology Bung Karno dengan Tri Saktinya ini kita terapkan dalam Visi Misi kami, Sejahtera, Aman dan Berprestasi yaitu SERASI.

Kemudian Serasi itu, dimana terciptanya keadilan merata dan semua merasakan senang, semua meraskan kesuksesan dan semuanya akhirnya berprestasi. Karena semua senang, semua happy, semua terakomodir dan semua disini adalah mayoritas Petani. Artinya objek kita adalah pertanian, bagaimana Petani ini kita bisa perhatikan lebih lah”, tegas Eka.

Buat Dirinya itu sudah merupakan prinsip, Termasuk disana yang paling digaris-bawahi bagaimana Rakyat itu bisa menjadi pelaku dan bisa menjadi Penikmat langsung. Tanpa memikirkan dirinya sendiri.

“Jadi kalau Rakyat kita tidak mandiri itu sama dengan kita rugi jadi pemimpin. Buat Saya itu Prinsip. Saya tidak memikirkan diri Saya sekarang ini saja. Karena Saya orangnya tulus, apapun kita berbuat, berdoa, bersyukur dan berbagi. Itu prinsip Saya”, imbuhnya.

Dengan harapan dari semua prinsipnya tersebut dengan menerapkan ideology Bapak Bangsa, diharapkan Rakyat Tabanan bisa berdiri di kakinya sendiri.

“Kalau Rakyat sudah mandiri, Rakyat sudah cerdas . Rakyat punya kesempatan untuk maju, Jadi siapapun, apapun cita-cita ini kedepan bisa terwujud. Maka kita lahirkan kebijakkan yang melahirkan hal-hal yang positif bagi mereka, dan mereka bisa berdiri di kakinya sendiri”, ucapnya dengan lantang.

Kemudian saat diterima di Kediaman Bupati Tabanan, Kris Budihardjo selaku Ketua Tim Penilaian Leadership Award 2017 Kemendagri mengatakan tujuan dari Leadership Award 2017 ini adalah upaya mecari sosok-sosok Pemimpin di Daerah yang memang layak dijadikan contoh. Dan sesuai data yang dia terima dan setelah melalui penilaian yang ketat, maka Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berhak sebagai Nominator Leadership Award 2017 Kemendagri, sehingga harus dilakukan wawancara.

“ Tujuan dari Leadership Award ini adalah untuk mencari sosok sosok pemimpin di Daerah yang memang layak dijadikan contoh, dan teladan bagi pemimpin-pemimpin lainnya. Syukur-syukur punya prosfek kedepan untuk jenjang kepemimpinan selanjutnya yang lebih tinggi. Pemimpin itu kan gak ada karir, tetapi bisa diteladani”, ucap Kris.

“Dalam konsep Leadership Award itu, bagaimana menemukan pemipin-pemimpin yang konferehensif, pemimpin yang memiliki kemampuan memimpin yang diterima oleh masyarakat. Disatu sisi, memahami pola pikir pimpinan Daerah. Pemimpin sama pimpinan itu beda kan? Pertama dia pemimpinnya dulu, setelah dia memimpin dicintai rakyat berarti bisa mempormulasikan aspirasi rakyat. Kemudian dia jadi pimpinan mampu mengarahkan birokrat untuk melakukan apa yang diinginkan oleh rakyat”, lanjutnya.

Ditegaskannya, intinya disitu. “Ya itu intinya disitu sebenarnya. Jadi menemu kenali pemimpin, yang juga adalah pimpinan. Pemimpin disamping itu berbeda kan? Ya ini kalau seorang pemimpin yang namanya Bupati, dia juga harus paham mengenai birokrasi. Nilai nilai kepemimpinan birokrasi ini yang nantinya juga akan dinilai, melalui hasil kerja, sejauh mana aparatur sipil negara memahami apa sih kebijakan Bupati ini. Disatu sisi bagaimana aparatur sipil negara dapat memberikan masukan dan sejauh mana Bupati menerima masukan daripada tim teknis di Birokrasi. Jadi saling terkait”, tegasnya.

Dirinya juga mejelskan bahwa dari 524 pimpinan Daerah di Seluruh Indonesia, yang terdiri dari Bupati, Walikota dan Gubernur. Setelah melakukan bidikan dan penilaian maka muncul beberapa nama yang berhak menjadi Nominator Leadership Award 2017. Diantaranya 5 orang Gubernur, 14 Walikota dan 24 Bupati termasuk Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Setelah terjaring sesuai dengan database serta melalui sumber terpercaya. Para Nominator tersebut, wajib dilakukan penilaian kembali secara pribadi. Kemudian yang akan terpilih dari 24 orang Bupati, hanya akan terpilih 7 orang dan dari 14 orang Walikota akan terpilih 7 Orang. Kegiatan ini dikatakatannya akan berlangsung final pada akhir November 2017 mendatang di Kemendagri RI.

Tinggalkan Komentar...