Bupati Tamba Didaulat Jadi Pembina Umat Hindu Jawa Timur

Jajaran pemerintah Kabupaten Jembrana saat menghadiri piodalan Pura Jala Siddhi Amertha yang terletak di kompleks Brigif Angkatan Laut, Juanda Sidoarjo
Jajaran pemerintah Kabupaten Jembrana saat menghadiri piodalan Pura Jala Siddhi Amertha yang terletak di kompleks Brigif Angkatan Laut, Juanda Sidoarjo

JEMBRANA, balipuspanews.com
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didaulat menjadi pembina umat hindu Jawa Timur serta pengempon di Pura Jala Siddhi Amertha yang terletak di kompleks Brigif Angkatan Laut, Juanda Sidoarjo.

Permintaan itu disampaikan Ketua PHDI Kabupaten Sidoarjo, I Gede Diun  Arthana dan jajaran rumah tangga pura Jala Siddhi Amertha, saat menghadiri piodalan di pura tersebut pada Sabtu, (1/10/2022) yang bertepatan dengan puncak pujawali pada rahina Tumpek Wayang.

Persembahyangan bersama juga diikuti wakil bupati Jembrana,  perbekel/lurah se-Kabupaten Jembrana serta tokoh umat hindu  Jawa Timur.

“Ini luar biasa, belum pernah terjadi, seluruh kepala desa satu kabupaten nangkil bersama-sama sangat luar biasa doanya mewakili seluruh masyarakat, oleh karena Jembrana ini sangat dekat dengan Sidoarjo, tidak ada salahnya kami memohon kepada bapak bupati ikut menjadi pengempon Pura Jala Sidhi Amertha sekaligus pembina kami umat hindu di Jawa Timur,”ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Ikan Mas Koki Ditampilkan Saat Kontes Bemas Koki Tahun 2022

Arthana berharap dengan kehadiran Bupati Tamba dan perbekel/lurah se-Jembrana dapat ikut serta menjadi pengempon Pura Jala Sidhi Amertha.

“Dengan kahadiran kepala desa seluruh Jembrana ini mewakili juga mewakili seluruh masyarakat Jembrana ikut menyusung menjadi pengempon pura ini. Kami mohon berkenan bapak bupati sebagai pembina kami disini,” harapnya.

Pihaknya juga merasa berbahagia  atas kehadiran bupati Jembrana dengan seluruh kepala desa melaksanakan persembahyangan dalam rangka piodalan di Pura Jala Siddhi Amertha.

Ini, lanjutnya mencerminkan perwakilan seluruh masyarakat Jembrana, bisa hadir di pura tersebut.

“Saya merasa terharu, kami tersanjung, dengan kehadiran bupati dan para kepala desa dari jembrana, dalam rangka persembahyangan piodalan Pura Jala Siddhi Amertha, yang datang ditengah kami adalah Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Nengah itu di tengah dan Tamba itu tombo atau obat, ini menjadi sebuah motivasi bagi kami, umat hindu di sidoarjo merasa terobati dengan kehadiran beliau,” ujarnya.

Baca Juga :  Operasi Zebra Agung 2022 di Klungkung, Pelanggar Hanya Diberikan Teguran

Kabupaten Jembrana dan Sidoarjo juga memiliki hubungan yang sangat harmonis. Sehingga bisa dikatakan  Jembrana ini sangat dekat dengan Sidoarjo.

” Tidak ada salahnya kami memohon kepada bapak bupati ikut menjadi pengempon Pura Jala Sidhi Amertha,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tamba langsung menyangupi permintaan umat sedarma di Sidoarjo,  untuk menjadi pembina umat sedarma dipura yang diempon sekitar 700 KK.

“Ya demi kepentingan keumat Hindhu, saya terima keinginan PHDI, dan atas permintaan umat Hindu di pura ini,” ucap Bupati Tamba.

Kesangupannya menjadi pembina disebutnya sebagai bentuk ngayah  dan bakti pada Ida Betara sesuhunan   yang beristana di Pura Jala Sidi Amerta.

“Saya sanggupi permintaan umat ngayah sekala niskala merasa bahagia dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya sebagai pembina (pengempon) untuk Semeton (masyarakat) hindu di Sidoarjo.

Jika kedepannya nanti ada yang kurang karena saya juga belajar tetapi keputusan dari tokoh-tokoh dan semeton Hindu yang ada di Sidoarjo ini mengajak saya sebagai pembina ini merupakan kesempatan yang luar biasa , kapan lagi kita dapatkan,” ujar Bupati Tamba.

Baca Juga :  Di Kapal Selam KRI Alugoro-405, Puan Terima Brevet Kehormatan TNI AL

Bupati menyampaikan, keinginan untuk mengabdi kepada teman-teman umat se-dharma, tidak hanya di jawa timur namun juga diseluruh Indonesia.

“Tentunya saya juga ingin mengabdi untuk semeton umat se-dharma,” katanya.

Menurutnya penglingsir/pengempon Pura Jala Siddhi Amertha sangat luar biasa, dari menjaga kebersihannya hingga aturan-aturan dipura tersebut.

“Saya hadir disini atas restu Ida Hyang Widhi Wasa untuk memenuhi janji, lantaran sebelumnya sempat tangkil kesini, saat tangkil pertama kali kesini tityang sangat kagum kepada penglingsir serta pengempon pura disini sangat luar biasa, menjaga kebersihan pura dan tata-titi ring pura tyang lihat sampun jangkep,” tandasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan