Kamis, April 18, 2024
BerandaGianyarBuruh Bangunan Hilang Terseret Arus di Pantai Lembeng Ditemukan Tewas

Buruh Bangunan Hilang Terseret Arus di Pantai Lembeng Ditemukan Tewas

GIANYAR, balipuspanews.com – Pencarian Hartono,38, buruh bangunan asal Dusun Tegal Serai, Desa Tegal Sari, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur yang dilaporkan hilang terseret ombak Pantai Lembeng, Banjar Jaya Kerta, Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar, pada Jumat (8/4/2022) sekitar pukul 17.30 WITA, akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia terdampar di Pantai Gumicik, pada Sabtu (9/4/2022) sekitar pukul 06.00 WITA.

Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas, mayat buruh bangunan dikirim ke rumah asalnya di Jawa. Kapolsek Sukawati, Kompol I Made Ariawan mengatakan, setelah polisi menerima laporan ada orang terseret ombak saat mandi, tim gabungan melakukan pencarian.

Namun karena hari sudah malam pencarian dihentikan dan dilanjutkan Sabtu (9/4/2022) pagi. Saat tim gabungan menyisir sekitar TKP, tiba-tiba petugas menerima informasi ada warga melihat ada jenazah di sebelah Timur Loloan (Arus pertemuan Air Sungai dan Pantai). Tim kemudian menuju TKP di Pantai Gumicik, Desa Ketewel.

“Tim gabungan menemukan korban Hartono dalam keadaan telah meninggal dunia. Saat ditemukan korban menggunakan baju kaos lengan panjang warna hijau dengan celana pendek. Kemudian sekitar pukul 07.45 WITA, korban dilakukan evakusi melalui pesisir Pantai Banjar Manyar, Desa Ketewel oleh Pers Polsek Sukawati, Basarnas dan Pol Airud Polres Gianyar dan BPBD Gianyar,” ujarnya.

BACA :  Enam Ranperda Disetujui Jadi Perda

Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan medis mayat Hartono akan langsung di bawa ke Jawa dengan menggunakan Ambulance, dari pihak keluarga akan ke Polsek untuk melengkapi administrasinya.

Sebelumnya buruh bangunan, Hartono asal Dusun Tegal Sarai, Desa Tegal Sari, Kecamatan Ambulu, Jember dilaporkan hilang terseret ombak saat mandi bersama 4 orang temannya di Pantai Lembeng, Banjar Jaya Kerta, Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar, Jumat (8/4/2022). sekitar pukul 17.30 WITA.

Petugas gabungan dari Basarnas Bali, Balawista, BPBD Gianyar, Polair Gianyar dan Polsek Sukawati melakukan pencarian, namun belum ditemukan. Karena sudah malam pencarian dihentikan. Pencarian kembali dilakukan Sabtu (9/4/2022) pagi.

Informasi berhasil dikumpulkan menyebutkan pada Jumat (8/4/2022) sekitar pukul 17.30 WITA saksi korban Hartono bersama 4 orang temannya.

Mereka berkerja di sebuah proyek bagunan sebelah utara jalan menuju Pantai Lembeng dengan jarak sekitar 500 meter. Setelah selesai kerja di proyek 4 saksi dan korban berjalan kaki menuju Pantai Lembeng berniat untuk mandi. Pada saat mandi korban Hartono terlalu ke dalam dan jauh dari 4 orang teman-temannya.

BACA :  Bantah Galang Dukungan, Ini Jawaban Camat dan Perbekel Klungkung Datangi Bupati Giri Prasta

Tiba-tiba gelombang besar menerjang korban dan 4 orang saksi lainnya. Namun saksi lainnya mandi tidak terlalu ke tengah laut sehingga bisa menyelamatkan diri. Sedangkan korban Hartono agak ke tengah mandi terseret arus tidak bisa menyelamatkan dirinya. Namun korban dilihat oleh saksi sempat melambaikan tangan dan meminta tolong hingga akhirnya tidak terlihat lagi.

Penulis : Ketut Catur

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular