I Made Budastra
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews.com – Para anggota DPRD Provinsi Bali akan mempertanyakan soal keberadaan transportasi publik Sarbagita, karena keberadaannya selama ini masih ada bus yang mangkrak di Dinas Perhubungan.

“Ya kita akan pertanyakan soal transfortasi publik, selama memang ada kelihatan di kota, tetapi disisi lain ada beberapa yang mangkrak di Dinas Perhubungan dan busnya gede lagi,” kata I Made Budastra Ketua Panitia Khussus (Pansus)Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2017-2018 dan LKPJ Masa Akhir Jabatan Kepala Daerah ketika dimintai keterangannya usai rapat masalah LKPJ, Senin (16/4).

Terkait persoalan ini, Budastra akan mempertanyakan kepada pihak OPD yang menanganinya, karena biaya operasional transportasi publik ini meggunakan APBD Bali.

“Sarbagita transportasi publik kok segetu aja, termasuk tanah ampo,sutet, dermaga Gunaksa juga ada pertanyaan tadi ketika rapat dengan tim ahli, nah ini yang akan kami tanyakan,” jelasnya.

Untuk itu,pihaknya akan melakukan hearing dengan OPD terkait, besok, Selasa (17/4) di gedung DPRD Bali.

Jadi secara umum, pembahasan rapat Pansus bersifat penajaman LKPJ Gubernur Bali tahun 2017-2018 dan LKPJ masa akhir kepemimpinan Kepala Daerah.

“Disini kita akan menilai prestasi kepala dearah, bukan semata mata mencari keselahan, namun memberikan rekomendasi soal kinerja selama lima tahun,” ujarnya.

Rekomendasi itu nantinya akan dijadikan landasan untuk perbaikan kepada para pemimpin yang terpilih lainnya nanti.

Tinggalkan Komentar...