Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Editor's Picks Butuh Dukungan Indonesia Pertimbangan AS Undang Menhan Prabowo

Butuh Dukungan Indonesia Pertimbangan AS Undang Menhan Prabowo

JAKARTA, balipuspanews.com – Kehadiran Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS) dinilai bukan hanya sekedar membahas kerjasama militer kedua negara.

Lebih dari itu, undangan kepada Menhan Prabowo diyakini karena pemerintah AS saat ini membutuhkan dukungan Indonesia dalam kerjasama Indo-Pasific, terutama mengantisipasi manuver Tiongkok di Laut Cina Selatan.

“Indonesia memiliki daya tawar yang tinggi dalam konflik di Laut Cina Selatan, sebab negara sekutu Amerika, yakni Filipina dan Australia bisa terancam,” terang Anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha, Kamis (15/10/2020).

Mengenai kerjasama militer kedua negara, Tamliha juga meyakini kerjasama didasari karena kedua negara saling membutuhkan. Karena AS sebagai salah satu produsen Alutsista memang sedang membutuhkan Indonesia. Sebab selama ini Indonesia selalu membeli Alutsista dari negara kawasan Eropa dan Rusia.

Oleh karena itu, Tamliha mengaku heran mengapa media AS dan sejumlah LSM di tanah air mempersoalkan kunjungan Menhan Prabowo tersebut. Sebab, dengan undangan resmi tersebut maka otomatis larangan kunjungan kepda Prabowo Subianto yang dulu pernah dinilai sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dicabut dan nama baiknya telah direhabilitasi.

“Kami menyayangkan ada penolakan LSM atas kunjungan Menteri Prabowo ke AS, karena tidak pada tempatnya sejumlah pegiat HAM di Amerika untuk menolak Menhan RI, sebab jika terjadi deal kerjasama bidang Alutsista, maka senjata tersebut tidak akan digunakan militer Indonesia untuk pelanggaran HAM,” kata Anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) ini.

Untuk diketahui, sejumlah media massa di Amerika Serikat mengkritik sikap pemerintahnya yang memberi izin kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke AS. Selain media di AS, sejumah LSM di Indonesia juga mempertanyakan kunjungan tersebut.

Hari ini, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk menjalankan sejumlah agenda kerjasama pertahanan antara Indonesia dengan Amerika.

Rencananya, setibanya di Negeri Paman Sam tersebut, Pemerintahan Presiden Donald Trump akan menyambut Menhan Prabowo Subianto di Pentagon, pada Jumat (16/10/2020).

Kunjungan Prabowo dilakukan setelah pemerintah AS mencabut larangan kunjungan kepada mantan Danjen Kopassus itu atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Penulis/Editor : Hardianto/Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of