GIANYAR,balipuspanews.com- Ribuan warga Temesi, Gianyar, Senin ( 7/12/2019) malam hingga subuh menyemut dijaba Pura Dalem setempat untuk menyaksikan pementasan Calonarang kolosal.

Hujan deras yang sempat turun diwilayah Temesi dan sekitarnya tidak menyurutkan semangat warga untuk menonton pertunjukan yang berlangsung setiap enam bulan itu. Kali ini, pementasan sedikit beda karena melibatkan penari dari luar Temesi.

sewa motor matic murah dibali

Pementasan  Calonarang yang mengambil judul ” Kautus Rarung ” baru dimulai pukul 22.00 Wita setelah menunggu hujan reda. Pementasan tarian yang bersumber dari cerita kerajaan Daha di Kediri, Jawa Timur  ( Jatim) berakhir pukul  05.00 Wita, Selasa ( 8/1/2019) subuh.

Pementasan diawali dengan sasolahan tiga barong yang terdiri dari dua barong macan dan satu barong bangkal yang merupakan sasuhunan warga setempat dan warga di areal Gianyar Kota.

Penari Calonarang berasal dari luar Temesi seperti Pejeng dan Tampaksiring dibawah coordinator Jero Mangku Dalang Santoso. Warga semakin antusias karena berisi peran bangke matah yang diperankan Jero Mangku Gede Suci. Iring- iringan panjang nampak terlihat ketika bangke matah digotong menuju kuburan.

Untuk  menyambut pementasan tersebut, warga sudah melangsungkan persiapan jauh – jauh hari. Seperti penabuh yang melibatkan sekaa taruna banjar Peteluan, Temesi. Menurut panata tabuh Pande Kadek Rudiarta dan Pande Nyoman Sunarta, pihaknya berlatih hampir sebulan agar maksimal mengiringi pementasan Calonarang tersebut.

“ Penabuh kami masih muda – muda. Mereka punya bakat dan talenta sehingga bisa cepat menangkap apa yang diajarkan,” kata Pande Rudiarta. ( bas)

 

 

Tinggalkan Komentar...