Capaian Vaksinasi Sampai 90 Persen, Buleleng Jadi yang Tertinggi di Bali

PJ Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana
PJ Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana

BULELENG, balipuspanews.com – Capaian vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Buleleng paling tinggi diantara Kabupaten lain yang juga masuk dalam zone merah di Provinsi Bali.

Tingginya capaian ini adalah upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk nenurunkan angka kasus rabies dengan cara menggenjot vaksinasi HPR di Buleleng.

Benar saja, Per Selasa, 24 Januari 2023, vaksinasi di Kabupaten Buleleng sudah mencapai 90,81 persen dari total populasi HPR khususnya anjing sebanyak 51.936 ekor. Melihat jumlah tersebut Vaksinasi akan terus digenjot sampai mencapai angka 100 persen.

Tingginya capaian vaksinasi di Buleleng ini bahkan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Bali. Apresiasi datang dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Dr. I Wayan Sunada, SP., M.AGB dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menghadiri Dialog interaktif di salah satu radio ternama di Singaraja.

Pejabat (PJ) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana memaparkan bahwa strategi penanganan rabies di Buleleng, apalagi dengan sekarang sudah tingginya capaian vaksinasi rabies di Kabupaten Buleleng tidak terlepas dari partisipasi masyarakat Buleleng.

“Sebaik dan sebanyak apapun strategi yang dikeluarkan Pemerintah jika tidak ada partisipasi masyarakat, maka tidak akan berhasil, maka dari itu, saya berterimakasih kepada masyarakat Buleleng yang sudah ikut membantu Pemkab Buleleng dalam upaya penanggulangan kasus rabies,” ucapnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan, peran Desa Adat dan Desa Dinas juga penting untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan juga membuat perarem atau awig-awig terkait kepemilikan hewan peliharaan.

Dirinya pun mengajak masyarakat untuk sadar dan patuh terhadap himbauan pemerintah terkait rabies. Dirinya berharap Buleleng bisa terbebas dari kasus rabies.

“Ayo masyarakat yang memiliki hewan peliharaan agar melakukan vaksin berkala sehingga hewannya tidak terkena rabies, begitu pula kepada masyarakat yang terkena gigitan hewan agar segera melapor dan memeriksakan dirinya ke fasilitas kesehatan terdekat, sehingga Buleleng bisa terbebas dari kasus rabies,” ajaknya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan