Cawir dan Dek Abang, Dua Tahanan Narkoba Jalani Rehabilitasi

Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com – Putu Swastika (50) alias Cawir dan Kadek Ardana (25) alias Abang tahanan narkoba Polres Buleleng menjalani proses asesmen di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Selasa (17/10).

Meski menjalani proses rehabilitasi tidak serta merta bagi pihak kepolisian menghentikan kasus hukum kedua tersangka tersebut.

“Ya, proses hukum keduanya tetap berjalan, namun mereka berhak mendapatkan rehabilitasi. Rehabilitasi bukan berarti menghilangkan hukuman mereka,” terang Kepala Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Buleleng, AKP I Ketut Adnyana TJ, Selasa (17/10) malam.

Seijin Kapolres Buleleng, Kasat Reskoba AKP Adnyana TJ menjelaskan pihaknya melakukan asesmen terhadap dua tersangka kasus narkotika berdasarkan pengajuan permohonan.

Hingga kemudian, keduanya dinyatakan wajib menjalani rehabilitasi.

“Berdasarkan surat edaran Mahkamah Agung RI Nomor 04 tahun 2010, dan pasal 54 Undang Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika memang wajib dilakukan rehabilitasi sosial maupun rehabilitasi medis. Tentu, sebelumnya ada permohonan dari tersangka, serta pihak keluarga,” ungkapnya.

Selama proses asesmen, pihaknya mengerahkan personil lengkap dengan senjata untuk mengawal tahanan dari Singaraja menuju Denpasar.

Disinggung rujukan lokasi rehabilitasi, AKP Adnyana kembali menjelaskan bahwa para pecandu narkotika akan direhabilitasi di beberapa fasilitas milik BNNP Bali.

“Kami tetap tinjau dari sisi keamanan, dikawal polisi bersenjata karena jangan sampai dalam perjalanan dari Singaraja menuju Denpasar mereka malah kabur sebelum menjalani rehabilitasi,” imbuhnya.

Dengan program rehabilitasi ini, AKP Adnyana TJ berharap para pecandu bisa disembuhkan.

Selain itu, kedepan dirinya juga berharap para pecandu lainnya tergugah untuk melapor ke Reskoba Polres Buleleng untuk disembuhkan.

Nah, selama proses pelaporan dan rehabilitasi, para pecandu dijamin tidak akan dipidanakan.

“Jangan ragu-ragu jika punya anak atau saudara menjadi pecandu narkotika, lapor saja langsung kepada kami. Ya, kami pastikan jika melapor tidak akan dipidanakan, bahkan kita akan fasilitasi, dan sembuhkan lewat rehabilitasi,” tandas AKP Adnyana TJ.

Tinggalkan Komentar...