Dirut RSUD KLungkung dr Nyoman Kesuma
Dirut RSUD KLungkung dr Nyoman Kesuma
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA, Balipuspanews.com – Membludaknya layanan pasien cuci darah gagal ginjal di RSU Klungkung ,membuat management RSU Klungkung mengambil langkah cepat. Langkah yang diambil dengan membangun ruang tambahan Gedung Hemodialisa yang baru di basemnt Gedung terdahulu.

Kepastian pembangunan Gedung baru Hemodialisa ini disampaikan langsung oleh Dirut RSUD KLungkung dr Nyoman Kesuma. Menurutnya kondisi emergensy ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan penyediaan sarana  prasaranan tempat cuci darah yang lebih memadai.

”Mulai hari ini Kamis 20 Juni 2019,kita mulai penataan pembangunan ruang Hemodialisa di Basement,mengingat layanan cuci darah sudah sangat terbatas. Untuk itu kita membangun gedung tambahan baru yang lebih besar dan komplek,”Ujar Dirut Nyoman Kesuma optimis.

Lebih jauh Dirut Nyoman Kesuma menyatakan ,sangat memperhatikan keluhan masyarakat dimana dengan tebatasnya mesin cuci darah yang selama ini ada baru 15 mesin,sehingga terjadi penumpukan antrean yang panjang.

Agar situasi tersebut bisa diatasi management berusaha menambah dengan membangun gedung baru Hemodialisa dengan kapasitas mesin lagi 25 unit.” Kita berharap nantinya penambahan Gedung baru Hemodialisa yang baru dengan kapasitas mesin 25 unit ini mampu mengatasi antrean panjang pasien yang ingin cuci darah di RSU KLungkung,”terang pria ceking ini optimis.

Menyikapi pembangunan Gedung Hemodialisa yang lebih besar ini management meminta kepada petugas dan jajarannya untuk segera mengosongkan basement dari parkir mobil dan sepeda motor dengan memasang police line . Disamping itu pengaturan Area parkir di halaman depan RSUD Klungkung khusus agar semua semua sepeda motor pengunjung maupun pasien diparkir di sisi utara Lobby Gedung Unit I, kecuali parkir VIP tetap dalam kondisi dikosongkan.

Sementara untuk mobil pengunjung maupun keluarga pasien dan mobil dokter spesialis parkir di sisi selatan Lobby Gedung Unit I,dan didepan Gedung Unit II dan Depan Gedung Hemodialisa. “Mobil keluarga pasien dan mobil dokter spesialis parkir di sisi selatan Lobby Gedung Unit I,dan didepan Gedung Unit II dan Depan Gedung Hemodialisa.Pengaturannya   diatur oleh petugas parkir dan dibantu Satpam yang bertugas,”jelasnya detil.

Pengaturan ini dilakukan agar tidak terjadi kesemrawutan selama pembangunan Gedung baru Hemodialisa berlangsung.

Lebih jauh disebutkan Dirut meminta kesadaran semua pihak karena terbatasnya area parkir ini. “ Saya harafkan  bagi Pegawai RSUD maupun  Mahasiswa praktek di RSUD untuk tidak membawa mobil selama kondisi pembangunan Gedung berlangsung,”imbuhnya,seraya meminta para pasien yang selama ini belum dapat antrean cuci darah agar bersabar.Menurutnya pembangunan Gedung Baru Tambahan Hemodialisa ini diperkirakan memakan waktu sekitar 4 bulan selesai. (Roni/bpn/tim)