Senin, Juni 17, 2024
BerandaJembranaCegah Penumpukan, ASDP Wajibkan Pengguna Jasa Beli Tiket Kapal di Ferizy Maksimal...

Cegah Penumpukan, ASDP Wajibkan Pengguna Jasa Beli Tiket Kapal di Ferizy Maksimal H-1

JEMBRANA, balipuspanews.com– Berbagai upaya dilakukan oleh PT ASDP Indonesia Ferry untuk menghindari penumpukan pengguna jasa saat arus mudik. Salah satu cara yang dilakukan saat angkutan lebaran yang akan dimulai pada Rabu (3/4/2024) atau H-7, yakni dengan meminta seluruh pengguna jasa penyeberangan membeli tiket paling lambat pada H-1 berangkat.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin menyampaikan untuk kelancaran perjalanan, khususnya di lintas Merak-Bakauheni, dan Ketapang-Gilimanuk, ASDP mewajibkan pengguna jasa membeli tiket secara online via Ferizy sebelum keberangkatannya.

“Hal ini demi kelancaran dan kenyamanan selama penyeberangan, pastikan pengguna jasa sudah bertiket maksimal H-1 keberangkatan,” ujarnya.

Menurut Shelvy ASDP sudah membuka penjualan tiket online Ferizy sejak 60 hari sebelum hari keberangkatan, sehingga dengan melakukan reservasi perjalanan lebih awal maka perjalanan menjadi lebih terjamin, lebih aman, tidak perlu mengantre, dan pastinya lebih nyaman.

“Pastikan beli tiket online secara mandiri hanya di website Ferizy di trip.ferizy.com atau aplikasi Ferizy dan mitra resmi Ferizy. Mohon kerja sama pengguna jasa, jangan membeli tiket ketika baru menuju ke pelabuhan, dan hindari membeli tiket via calo di area pelabuhan,”pintanya.

BACA :  KemenPPPA Perkuat Kerjasama Penanganan Kasus TPPO

Sesuai dengan slogan Angkutan Lebaran yang diluncurkan Kementerian Perhubungan tahun ini, yakni “Mudik Ceria, Penuh Makna”, layanan penyeberangan prima ASDP tentu akan tetap berorientasi pada aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan bagi seluruh penumpang.

Bahwa perjalanan mudik masyarakat dengan kapal ferry yang aman, nyaman dan selamat ini, diharapkan membawa keceriaan dan kebahagiaan beserta serta kesan yang mendalam ketika saling bersilaturahmi dengan keluarga, sanak saudara di kampung halaman.

ASDP, lanjut Shelvy, telah mempersiapkan dengan matang layanan Angkutan Lebaran 2024, mulai dari kesiapan Alat Produksi ASDP dan Anak Usaha dalam Skala Nasional mencakup koordinasi layanan oleh 27 Cabang yang mengelola 36 Pelabuhan, 225 unit kapal siap beroperasi (172 unit milik ASDP, 53 unit milik JN), yang akan melayani total keseluruhan 303 Lintasan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun jumlah penumpang angkutan lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 5,78 juta penumpang dan 1,37 unit kendaraan di 8 lintasan terpantau Nasional yang berada dibawah koordinasi 9 Cabang ASDP.

BACA :  Tim Akademisi FP Unwar Tawarkan Pengolahan Kotoran Babi Dengan EM4

Dirut ASDP, Ira Puspadewi sebelumnya menegaskan bahwa ASDP bersinergi dengan instansi berwenang untuk menjaga v/c ratio dibawah 0.8 selama periode angkutan lebaran sehingga kelancaran arus kendaraan baik dari maupun menuju area sekitar pelabuhan dapat terwujud.

“Perlu dipahami bersama bahwa pada puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada tanggal 6 dan 7 April 2024, antrean kendaraan masuk pelabuhan akan tetap ada. Namun yang dapat dipastikan di sini adalah kelancaran arus lalu lintas penyeberangan bisa tercapai jika semua pihak sama-sama tertib dan penumpang telah bertiket maksimal pada H-1 melalui aplikasi Ferizy,” tegasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular