sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Meningkatnya jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Buleleng menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Buleleng, I Made Adi Purnawijaya. Ia pun meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng, segera melakukan fogging (pengasapan) agar kasus DBD tidak menyebar, apalagi penularan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti itu nantinya sampai merenggut korban jiwa.

“Semestinya, jika ditemukan satu kasus DBD saja, harusnya mendapat penanganan cepat dan serius dari Dinkes,” kata Purnawijaya, Selasa (5/2).

Politisi Demokrat asal Desa Alasangker yang menjabat selaku Wakil Ketua DPRD itupun menilai, dengan tingginya angka penderita demam berdarah, penanggulangan mencegah penyebaran dan penularan demam berdarah melalui fogging memang perlu segera dilakukan.

“Jangan sampai pemerintah dinilai melakukan pembiaran oleh masyarakat,” imbuhnya.

Selain melakukan fogging, Purnawijaya pun meminta kepada warga untuk meningkatkan budaya hidup bersih dan menjaga lingkungan dengan baik. Pun begitu dengan program kesehatan harus dijalankan melalui setiap puskesmas seperti pembagian abate.

“Ya, selain peran pemerintah, masyarakat juga harus ikut serta memperhatikan kebersihan lingkungan sekitarnya, mengingat saat ini kan musim pancaroba (peralihan musim), terlebih lagi cuaca saat ini masih tidak menentu,” pungkasnya.

Patut diketahui, jumlah kasus demam berdarah yang terjadi pada awal bulan Januari hingga bulan Februari di Buleleng terbilang meningkat. Hal itu mengacu pada laporan masuk Dinkes Buleleng. Dimana, sebanyak 77 pasien penderita DBD menjalani rawat jalan dan rawat inap di sejumlah Rumah Sakit Swasta ataupun Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Tinggalkan Komentar...