Rabu, Juli 24, 2024
BerandaGianyarCegah Penyebaran PMK, Polisi Cek Kandang Sapi

Cegah Penyebaran PMK, Polisi Cek Kandang Sapi

GIANYAR, balipuspanews.com – Terdeteksinya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Desa Medahan, Blahbatuh, Gianyar, Bali diantisipasi pihak kepolisian. Seperti yang dilakukan Polsek Gianyar.

Senin (4/7/2022), Polsek Gianyar melakukan pengecekan langsung ke kandang sapi.

Kapolsek Gianyar Kompol I Gede Putu Putra Astawa, mengatakan bahwa sesuai perintah pimpinan untuk wilayah Kecamatan Gianyar sementara tidak ditemukan PMK.

“Untuk wilayah Kecamatan Gianyar setelah dilakukan pengecekan sementara aman dari PMK dan kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan untuk melakukan penyuluhan kepada para peternak,” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, terkait langkah antisipasi penyebaran PMK yaitu dengan berkoordinasi dengan PPL terkait penyuluhan dan Bhabinkamtibmas mengecek seluruh sapi yang ada.

“Langkah antisipasi kita selaku aparat kepolisian untuk selalu berkoordinasi dengan PPL termasuk memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk mengecek seluruh sapi yang ada, juga jelang Idul Adha supaya sapi yang dijual sehat dan aman dari PMK,” jelasnya.

Kapolsek berharap agar para peternak memelihara sapi dengan baik dan selalu memperhatikan kesehatan hewan peliharaannya.

“Harapan saya kepada peternak agar selalu memelihara sapinya dengan baik dan apabila sakit agar segera berkoordinasi dengan PPL sehingga bisa ditangani dengan cepat,” harapnya.

BACA :  Komit Bantu Warga, Wabup Suiasa Serahkan Bantuan Sebesar Rp 902 Juta di Badung Selatan

Sementara itu Salah seorang peternak sapi bernama I Komang Astina mengatakan bahwa dirinya selalu merawat sapi dengan baik.

“Kita perhatikan kondisi sapinya, kalau makannya menurun langsung kita suntik vitamin,” ucapnya.

Dengan adanya PMK, komang Astina mengungkapkan kekhawatirannya karena sudah banyak di daerah lain.

“Ada sih kekhawatiran karena banyak di daerah lain tapi kami disini sudah rutin memberikan vaksin, vitamin dan pakan yang sehat untuk sapi serta astungkara sampai saat ini tidak ada sapi yang sakit,” ungkapnya.

Penulis : Ketut Catur

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular