Selasa, Februari 27, 2024
BerandaKarangasemCek Harga Kebutuhan Pokok Jelang Galungan, Bupati Gede Dana Sidak Sejumlah Pasar...

Cek Harga Kebutuhan Pokok Jelang Galungan, Bupati Gede Dana Sidak Sejumlah Pasar di Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com  – Bupati Karangasem I Gede Dana, Selasa (28/7/2023), turun ke sejumlah pasar untuk mengecek harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan yang tinggal hitungan hari. Ikut mendampingi Bupati, Sekda Sedana Merta, Forkopimda dan Kepala OPD terkait.

Salah seorang pedagang Ni Nengah Sukerti Asih mengatakan, harga kebutuhan pokok masih stabil, hanya saja, harga kebutuhan pokok jenis buah-buahan seperti pisang harganya masih naik turun.

Di Pasar Karangsokong harga pisang mulai mengalami kenaikan. Dalam satu ijas alias tendon, mencapai Rp 17 ribu dari sebelumnya Rp 8 ribu.

Sedangkan, untuk harga buah-buahan import seperti apel, jeruk dan lainnya masih stabil, paling hanya naik sebesar Rp 5 ribu dari harga biasa.

“Jika dibandingkan Galungan sebelumnya, harga buah buahan masih stabil,” imbuhnya.

Bupati Karangasem mengatakan dari hasil sidak turun ke lapangan, pada umumnya semua harga masih stabil, tetapi ada beberapa buah-buahan yang harganya naik seperti pisang tetapi kenaikannya tidak signifikan. Hanya saja secara umum harga semua masih normal.

BACA :  Kapolres Klungkung Pimpin Pengawalan Logistik Pemilu 2024 dari Nusa Penida ke Klungkung Daratan

Untuk harga daging disampaikan masih di harga normal, bahkan jika dibandingkan dengan Galungan sebelumnya harga daging babi masih stabil.

“Galungan sebelumnya seminggu jelang hari raya bisa mencapai Rp 85 ribu per/kg, tapi Galungan sekarang,harga per kg daging babi hanya Rp 75 Ribu,” jelas Bupati Dana seuasai menerima laporan Kadiskoperindag yang menyebutkan hal ini bisa dikarenakan banyaknya Upacara Pitra Yadnya Massal yang berdampak menurunnya permintaan daging babi.

Dia mengaku, saat ini harga masih cendrung stabil.

“Biasanya mendekati Galungan, seminggu sebelum hari raya, semua ke pasar, saat itu baru naik tinggi,” ujar Bupati asal Datah.

Kenaikan justru terjadi pada harga telur yang mencapai Rp 52-70 ribu/trai. Kenaikan harga telur yang sebelumnya bisa didapat dengan harga Rp 40 Ribu/trai sudah terjadi hampir sebulan ini.

Bupati Dana sendiri turun untuk mengantisipasi lonjakan sebelum hari besar berlangsung.

“Sejak awal kami antisipasi, kalau mulai melonjak, langsung adakan rapat karena ada tim,” terangnya.

Apabila muncul kenaikan yang tinggi, pihaknya akan melangsungkan operasi pasar seperti yang pernah dilakukan saat Idul Fitri lalu.

BACA :  Kemen PPPA Dorong Perusahaan Miliki Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan

“Dan langkah itu efektif menekan harga, mudah-mudahan harga masih tetap stabil, sehingga masyarakat daya belinya bisa menjangkau dan tidak terjadi keluh kesah,” pungkas Bupati Dana.

Penulis: Gede Dana

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular