27.8 C
Denpasar
28/07/2021, 7:27 PM
BaliJembranaCiptakan Ekonomi Kreatif, Pemkab Jembrana Mengadakan MoU dengan ICCN

Ciptakan Ekonomi Kreatif, Pemkab Jembrana Mengadakan MoU dengan ICCN

balipuspanews google news

JEMBRANA, balipuspanews.com – Pemkab Jembrana terus mencari terobosan untuk menghidupkan ekonomi dimasa pandemi Covid-19.

Terbaru, Pemkab pimpinan Bupati Nengah Tamba itu mengadakan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Indonesia Creative Cities Network (ICCN).

MoU yang ditandatangai Bupati Jembraba I Nengah Tamba dengan Ketua ICCN. Tb. Fiki Satari di Griya Bimasakti Denpasar, Senin (7/6/2021) malam. MoU disaksikan langsung Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

Selain penandatanganan MoU juga dilangsungkan pengukuhan pengurus ekonomi kreatif Jembrana. Sebagai Ketua Umum Komite Inovasi dan Ekonomi Kreatif, I Gede Ngurah Patriana Krisna, yang juga Wakil Bupati Jembrana.

Selain Teten Masduki, turut hadir, Kepala BI Kantor Perwakilan Bali Trisno Nugroho, Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Bali Wayan Mardiana, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jembrana I Wayan Suardika serta pelaku UKM Ekonomi kreatif Kabupaten Jembrana.

Bupati Tamba mengatakan, melalui MoU akan terbentuk kerjasama saling mendukung dalam rangka pengembangan potensi ekonomi kreatif serta tata kelola ekosistem ekonomi digital.

“Tujuannya jelas, untuk mewujudkan Jembrana sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia,” kata bupati Tamba.

Dalam rangka mendukung ekonomi kreatif tersebut, setidaknya terdapat beberapa sektor unggulan daerah.

“Selain perkebunan dengan komoditas unggulan kakao, potensi kami juga di perikanan, kelautan, kuliner serta hasil pertanian lainnya. Ini merupakan potensi unggulan Kabupaten Jembrana,” ungkapnya.

Bupati asal Partai Demokrat ini menyebutkan, Pandemi Covid-19 disadari betul menghadirkan sejumlah tantangan. Hal ini memaksa semua pihak bekerja lebih kreatif, inovatif menciptakan sesuatu.

“Dari sisi SDM kita memiliki anak-anak muda berbakat. Mereka juga berangkat dari pengalaman kerja dibeberapa perusahaan. Karena situasi pandemi, anak-anak kami terpaksa pulang kampung. Namun, momentum itu justru melatih mereka jadi tambah kreatif,” ujarnya.

Dicontohkannya, sudah tumbuh Pokdarwis dengan beragam usaha. Pelaku UKM dari kelompok muda juga muncul.

“Meski masih perlu digarap lagi, tapi paling tidak, sudah ada kegiatan dan menghasilkan. Tinggal bagaimana memaksimalkan, karena pasar itu harus dikejar,” jelasnya.

Bupati Tamba sepakat untuk bisa bertahan ditengah pandemi ini, digitalisasi adalah jawabannya.

Kepada Menkop dan UKM, Ia berharap turun langsung ke Jembrana, melihat potensi maupun kekurangan serta bersinergi menghadapi tantangan yang dirasakan pelaku UKM.

“Tantangan kami saat ini kurangnya modal dan terbatasnya pasar. Meski demand (permintaan) banyak, tapi tidak diimbangi dengan supplynya (.barang disediakan) masih kurang. Gagasan kami, melalui penerapan digital marketing ini sehingga jelas pasar yang hendak dituju. Kalau hanya terbatas di lokal Jembrana dan Bali saja, jelas produk yang dihasilkan UMKM kami tidak akan sampai,” terangnya.

Sementara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengatakan sebagai daerah yang mengandalkan sektor pariwisata, Bali mengalami dampak ekonomi yang sangat besar akibat pandemi Covid-19.

Satu cara menghidupkan ekonomi di Bali adalah dengan memaksimalkan potensi UMKM di sektor ekonomi kreatif.

“Bali merupakan gudangnya kreativitas yang memiliki akses global. Kewajiban kita untuk membantu perekonomian Pulau Dewata ini untuk bangkit,” tandasnya.

Khusus di Jembrana Ia menyebut kakao adalah sektor unggulan.

Bahkan dari kunjungannya ke beberapa daerah, kakao terbaik di Indonesia itu Kakao Jembrana. Produknya pun sudah dikemas hingga ke buyer dan tidak kalah dengan produk negara-negara Eropa.

Keunggulan lainnya, kakao Jembrana menurutnya lebih fresh karena mengambil langsung dari petani. Hanya saja, kata Teten, kelemahan itu pasti masih ada.

“Masih sulit menjamin kualitas seluruhnya produk sama karena pengolahannya ditiap tempat pasti beda-beda. Momentum pandemi ini adalah tantangan, jadi harus berbenah,” ucapnya.

Karena itu, Teten berharap daerah harus fokus mengembangkan apa keunggulan domestik agar mampu menjadi lokomotif ekonomi diwilayah itu. Kakao Jembrana, sebutnya sangat potensial meski sebenarnya masih banyak lagi unggulan disektor pertanian lainnnya.

Teten mendorong kakao Jembrana mampu masuk industri pengolahan kakao secara digital. Dengan demikian pasar akan terbuka, produk harus unggul dan miliki daya saing agar UMKM itu bisa masuk pasar industri. Sementara petani kakao, bisa langsung terhubung dengan pabrik pengolahan kakao.

“Saya kira kebijakan pengembangan UMKM di Jembrana sudah tepat. Tadi kita sudah bicara soal kebijakan perbaikan ekosistem UMKM. Mulai dari kemudahan perijinan, akses pengembangan kewirausahaan, akses pembiayaaan sampai ke market. Akses dari hulu ke hilir inilah nanti kita sama-sama benahi,” jelasnya.

Ditambahkannya, melalui kesepakatan yang sudah ditandatangani, akan ada tim yang secara khusus roadshow ke daerah untuk pendampingan.

“Sinergi, saling membantu, bagaimana penerapan ekonomi digital, baik soal branding produk, kemasan dan tata pasar lainnya,” pungkasnya.

Penulis: Anom

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Member of