Jumat, Juni 21, 2024
BerandaJembranaCoblosan, Penyeberangan di Selat Bali Sepi

Coblosan, Penyeberangan di Selat Bali Sepi

JEMBRANA, balipuspanews.com– Pemilu yang digelar, Rabu (14/2/2024) juga mempengaruhi aktivitas penyeberangan di Selat Bali. Jika biasanya penyebrangan pengunan jasa penyebrangan setiap hari cukup ramai, saat pencoblosan Pelabuhan Gilimanuk tampak sepi.

Aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk yang beberapa hari lalu selalu ramai oleh kendaraan terutama sepeda motor, tidak tampak. Areal parkir siap muat di pelabuhan kosong, hanya ada beberapa kendaraan yang tampak masuk dan langsung bisa naik kapal untuk menyeberang.

Kapal-kapal yang melayani penyeberangan tidak ada yang sampai penuh muatan. Begitu sandar hanya dalam hitungan beberapa menit semua muatan sudah kosong. Saat muat juga tidak banyak penumpang maupun kendaraan yang naik meski sampai waktu muat habis.

“Sejak pagi memang pengunan jasa penyeberangan sepi. Mungkin mereka masih mengikuti Pemilu,” ujar seorang petugas penyeberangan.

Sempai siang kemarin jumlah penguna jasa yang menyebrang ke Jawa masih sepi. Begitupula penguna jasa penyeberangan dari Ketapang. Baru menjelang sore penguna jasa penyeberangan mulai banyak.

Beberapa penguna jasa yang ditemui di Pelabuhan Gilimanuk, mengaku, mereka baru menyeberang ke Jawa setelah memberikan suaranya di TPS tempat tinggalnya.

BACA :  Pj Bupati dan Pj Gubernur Panen Cabai Bersama, Singgung Soal Penanganan Inflasi

“Pagi saya mencoblos. Setelah itu langsung berangkat untuk mengambil barang di Surabaya,” ujar seorang sopir truk.

General Manajer PT ASDP Indonseia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk, Syamsudin, kertika dikonfirmasi mengakui kalau pengunan jasa penyeberangan menurun.

“Situasi sangat landai mengarah ke sepi,”ujarnya.

Meski penguna jasa penyeberangan sepi, namun pelayanan tetap berjalan dengan normal.

“Mungkin setelah pencoblosan Akan normal lagi,” ungkapnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular