Sebanyak 6 narapidana kasus kejahatan pencurian maupun Narkoba diberikan kebebasan bersyarat alias dirumahkan sejak Kamis(2/4/2020)
Sebanyak 6 narapidana kasus kejahatan pencurian maupun Narkoba diberikan kebebasan bersyarat alias dirumahkan sejak Kamis(2/4/2020)

SEMARAPURA, balipuspanews.com -Sebanyak 6 narapidana kasus kejahatan pencurian maupun Narkoba diberikan kebebasan bersyarat alias dirumahkan sejak Kamis(2/4/2020).

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Klungkung Kompol Nyoman Suparta,SH.

Dirinya selaku penanggung jawab keamanan mengaku dilibatkan dalam proses pembebasan narapidana ini.

Menurutnya dirinya mengikuti proses pembebasan Narapidana itu pada Kamis (2/4/2020)  sekitar pukul 10.00 WITA bertempat dirumah tahanan Negara Kelas II B Klungkung.

Dirinya selaku penanggung jawab Kamtibmas di Kecamatan Klungkung telah dilakukan koordinasi dengan Ka Lapas Klungkung I Made Supartama. A.md. terkait kebijakan MENKUMHAM dalam rangka merumahkan beberapa narapidana

Menurut Kalapas I Made Supartama menyatakan merumahkan beberapa narapidana yang sudah menjalani masa tahanan selama 3/4 atau setengah lebih untuk  mencegah penularan Virus Corona(Covid-19).

Dirinya menyebutkan instruksi Menkumham RI , untuk di Rutan kelas II B Klungkung terdapat sebanyak  86 orang Narapidana.

“Para Narapidana yang sudah menjalani hukuman ¾ masa hukumann yang akan dirumahkan sebanyak 6 orang,” terangnya.

Nama para Narapidana yang dirumahkan Ahmad Martin asal Jember, Dewa gede Novensa asal Banjarangkan, Ni Kadek Astuti asal Banjarangkan, Tommy Aston Abraham Klungkung, Yudo Wijianarko , Malang,I Gede Suadnyana asal Dawan.

Sementara itu Kapolsek Klungkung Kompol Nyoman Suparta menyebutkan sesuai kordinasi yang dilakukan benar untuk  di Rutan kelas II B Klungkung terdapat sebanyak  86 orang Narapidana ,  dan yang akan dirumahkan sebanyak 6 orang.

“Dari hasil kordinasi ke 6 Narapidana yang ditahanan LP KLungkung   di pulangkan mulai  2 April 2020 , ke rumahnya masing masing,” ujar Kompol Nyoman Suparta memastikan kepulangan para Narapidana tersebut.( RON/BPN/tim)