Minggu, Juli 21, 2024
BerandaBulelengCuaca Ekstrem Melanda Buleleng, Bencana Alam Tejadi di Sebelas Titik

Cuaca Ekstrem Melanda Buleleng, Bencana Alam Tejadi di Sebelas Titik

BULELENG, balipuspanews.com – Cuaca ekstrem yang melanda hampir seluruh Wilayah Kabupaten Buleleng selama dua hari menyebabkan terjadinya bencana alam di beberapa titik. Hal ini terungkap dari data yang berhasil didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, Sabtu (06/02/2021).

Sebelas titik bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrem dari tanggal 4 – 6 Februari 2021 diantaranya :

1. Pura Taman Desa Unggahan terjadi Pohon Tumbang akibat angin kencang, pada Kamis (04/02/2021). Pohon tumbang jenis Pohon katime (diameter 80 cm) tumbang di area Pura Taman. Penanganan dilaksanakan, pada Jumat (05/02/2021), oleh TRC-PB BPBD Kab. Buleleng, Kecamatan Seririt dan Masyarakat Setempat.

2. Desa Penyabagan terjadi Banjir akibat hujan deras, pada Jumat (05/02/2021) sore hingga malam hari, dan membawa material krikil dan lumpur dan menggenang rumah warga.

3. Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada terjadi Tanah Longsor disertai pohon tumbang akibat hujan deras, pada Jumat (05/02/2021). Longsor terjadi di 2 titik di Jalan Raya Singaraja – Denpasar, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Penanganan dilaksanakan hari Jumat (05/02/2021) malam dan Sabtu (06/02/2021) pagi oleh TRC-PB BPBD Kab. Buleleng, Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Relawan Desa Gitgit.

BACA :  Kejari Jembrana Serahkan Puluhan Paket Sembako

4. Banjar Dinas Kayuputih, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng terjadi Pohon tumbang dan tiang listrik roboh akibat hujan deras dan angin kencang, pada Jumat (05/02/2021) malam hari. Pohon tumbang dan tiang listrik PLN tumbang menutup akses jalan. Penanganan dilaksanakan oleh BPBD Kab. Buleleng.

5. Desa Lemukih, Kecamatan Sawan terjadi Tanah Longsor akibat hujan deras, pada Sabtu (06/02/2021), dengan rincian kerusakan sebagai berikut:

– Banjar Dinas Desa. Tanah longsor mengakibatkan senderan (p= 8m, t=7m) dan balai sekepat dihalaman rumah warga atas nama Gede Kariana jebol dengan nilai kerusakan ditafsir mencapai 50 Juta dan Banjar Dinas Lemaya, Terjadi Tanah longsor yang mengakibatkan Senderan longsor dan menutup akses jalan warga di Banjar Dinas Lemaya, Desa Lemukih.

6. Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan terjadi Tanah Longsor di Dusun Lebah, pada Sabtu (06/02/2021) dini hari mengakibatkan senderan longsor sepanjang 16 meter menutup akses jalan secara total dan mengakibatkan macet total, Penanganan dilaksanakan oleh BPBD Kab. Buleleng bersama warga setempat.

BACA :  Kunjungi TK Negeri Pejukutan, Dewan Temukan Sekolah Tidak Miliki Toilet

7. Desa Bebetin, Kecamatan Sawan terjadi kejadian tanah longsor di BD. Pendem, pada Sabtu (06/02/2021) sekira pukul 02.00 WITA, dan mengakibatkan sanggah keluarga dan senderannya atas nama Nyoman Sudarsa ukuran 5x5m jebol akibat longsor. Nilai kerusakan ditaksir sebesar Rp15 Juta.

8. Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula terjadi tanah longsor di Banjar Dinas Selembo, pada Sabtu (06/02/2021) dini hari. Longsor mengakibatkan Senderan amblas dengan pemilik atas nama Gede Adi Suandana dan menimpa pagar pembatas dari pemilik rumah Gede Wiada.

Senderan yang dibangun dengan rencana pembangunan rumah pribadi amblas dan menutup akses jalan ke rumah warga sekitar, sekaligus menimpa pagar rumah dari Gede Wiada. total kerugian sekitar 60 juta.

9. Desa Tejakula, Kec. Tejakula terjadi Banjir di Banjar Dinas Antapura, pada Sabtu (06/02/2021) dini hari, mengakibatkan dapur hanyut dan pelinggih jro gede atas nama Wayan Juwena, tidak ada korban jiwa perkiraan kerugian ditafsir mencapai 10 Juta.

10. Jembatan Darurat Penghubung Desa Tinga Tinga dan Desa Pengulon jebol akibat banjir pada Sabtu (06/02/2021) dini hari dan tidak bisa dilalui.

BACA :  “Pensiun” dari DPRD Karangasem, Sekretariat Berikan 6 Bulan Uang Representasi

11. Desa Patas, Kecamatan Gerokgak terjadi Banjir diseputaran Pura Segara Patas dan Menggenang di semua rumah warga setempat.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Ida Bagus Suadnyana yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah menerjunkan personel TRC-BPBD untuk mengevakuasi material longsor di sejumlah titik di Buleleng. Serta melakukan penanganan terhadap bencana lainnya.

“Tim sudah turun langsung ke beberapa titik bencana alam, kami juga dibantu aparat dan juga warga,” jelasnya, Sabtu (06/02/2021).

Tak hanya itu pihaknya juga menghimbau warga agar tetap waspada akan situasi alam seperti saat ini dan jika nantinya merasa sudah berada didaerah berpotensi terjadi bencana maka disarankan agar mengungsikan diri di tempat yang lebih aman.

“Saya menghimbau masyarakat agar selalu waspada dan melapor jika ada musibah,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular