Pelaku De Su saat digelandang ke Mapolres Buleleng.

SINGARAJA, balipuspanews.com — Gede Sudiarta alias De Su (39) harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah terbukti mencuri sepeda motor Honda Beat DK 4734 EM. Akibat perbuatannya, pria bekerja tukang servis barang elektronik beralamat di Jalan Samratulangi, Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng itu, terancam mendekam dibalik jeruji besi selama 5 tahun.

 

Kepada sejumlah awak media, pelaku De Su mengaku nekat mencuri sepeda motor milik korban Putu Artana lantaran tidak mampu beli motor. Rencananya, motor hasil curian digunakan antar-jemput anaknya yang masih mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

 

“Saya bingung, tidak punya uang beli motor. Tiba-tiba saja punya niat mencuri motor pakai anter-jemput anak sekolah,” singkatnya.

 

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira mengatakan, kronologi pengungkapan kasus pencurian dilakukan pelaku De Su bermula dari laporan raibnya motor korban Putu Artana saat diparkir di sebelah barat toko SIF pada Selasa (10/9) lalu.

 

Berangkat dari laporan tersebut, Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Singaraja langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi-saksi, hingga pelaku De Su berhasil ditangkap bersama sepeda motor hasil curiannya di depan pertokoan Jalan Diponegoro, Singaraja pada Kamis (9/1) sekitar pukul 15.30 WITA.

 

“Pelaku De Su membawa kabur motor korban dengan cara dituntun, kebetulan motor milik korban tidak dikunci stang. Selanjutnya, pelaku membuatkan kunci duplikat, sebelum akhirnya pelaku ditangkap bersama barang bukti hasil curiannya di depan BRI pertokoan Jalan Diponegoro,” singkat Kapolsek Yudistira.

 

Pelaku De Su dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.