Tersangka pencuri uang babak belur dihajar massa
Tersangka pencuri uang babak belur dihajar massa
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com- Pemuda bernama Apriansyah (21) kurang beruntung jadi maling. Pengangguran yang tinggal di Jalan Tukad Banyupoh Gang VII nomor 5, Panjer, Denpasar Selatan, itu dihajar massa setelah kepergok nyolong uang di warung kopi di Jalan Pulau Bungin nomor 10, Pedungan, Denpasar Selatan.

Dengan wajah babak belur penuh luka dan darah akibat dihajar massa, Apriansyah langsung dikeler ke Mapolsek Denpasar Selatan. Selain tersangka, polisi mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 1.200.000.

Aksi pencurian yang dilakukan tersangka Apriansyah terjadi di warung kopi milik Nyoman Sukarji di Jalan Pulau Bungin nomor 10 Pedungan, Denpasar Selatan.

Tersangka beraksi sekitar pukul 23.00 Wita, setelah melihat korban sedang duduk-duduk dibelakang warung miliknya bersama temannya.
Tiba-tiba korban diberitahu oleh temannya ada melihat bayangan orang masuk ke dalam warung.

Korban bergegas mengecek ke depan warung dan melihat tersangka Apriansyah kabur dari warung.
Korban sempat mengecek tas kompek yang digantung di dinding belakang meja kasir berisikan uang tunai Rp 1.200.000 ternyata sudah hilang.

“Pemilik warung menaruh uang di tas kompek sebesar Rp 1.200.000 dan hilang dicuri tersangka,” beber sumber.

Geram melihat warungnya dimasuki pencuri, korban dan temannya mengejar tersangka seraya berteriak maling. Massa yang mendengar teriakan korban ikut membantu mengejar dan tersangka akhirnya ditangkap tak jauh dari TKP.
Tanpa ba-bi-bu, massa menghajar tersangka dengan tangan kosong.

Akibat dikeroyok massa, wajah pemuda yang tinggal di Tukad Banyupoh Gang VII nomor 5 Panjer, Denpasar Selatan, babak belur.

Beruntung, aparat kepolisian Polsek Densel secepatnya tiba dilokasi dan mengamankan tersangka.
Dikonfirmasi, Kanit Rreskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika Kartiko Putro mengatakan tersangka Apriansyah saat ini masih dalam pemeriksaan. Untuk sementara pengakuannya baru sekali mencuri.

“Pengakuannya baru sekali dan akan kami dalami. Masih diperiksa,” tegasnya Senin (22/7/2019). (pl/bpn/tim).