Jumat, Februari 23, 2024
BerandaGianyarDalam Sepekan, Satpol PP Gianyar Tertibkan 7 Kafe Remang-remang

Dalam Sepekan, Satpol PP Gianyar Tertibkan 7 Kafe Remang-remang

GIANYAR, balipuspanews.com – Dalam kurun waktu sepekan ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar sudah menertibkan sebanyak 7 kafe remang-remang yang masih buka melewati jam operasional Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yakni pukul 21.00 WITA.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, I Made Watha mengatakan, sejumlah kafe remang-remang yang melanggar tersebut berada di wilayah Bypass Ida Bagus Mantra Tulikup dan wilayah Kota Gianyar.

“Kafe ramang-remang yang melanggar tersebut kita temui di kawasan Bypass Ida Bagus Mantra Siyut, Tulikup serta di wilayah Kota,” ujarnya, Senin (1/3/2021).

Dikatakan oleh Watha, bahwa selama operasi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh jajarannya, memang sering ditemukan kafe remang-remang yang melanggar jam tutup yakni pukul 21.00 WITA. Namun, protokol kesehatan cukup baik diterapkan.

“Untuk protokol kesehatannya sendiri cukup baik, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Tapi untuk jam tutupnya yang melanggar,” katanya.

Atas pelanggaran tersebut, pihaknya sudah memanggil pemilik kafe remang-remang tersebut untuk dimintai pertanggung jawaban.

BACA :  Bahan Pokok Melonjak, Gas Elpiji 3 Kilogram Mulai Langka di Karangasem

“Pelanggarannya lewat jam buka, rata-rata lewat 30 menit sampai 60 menitan. Kita panggil pengelolanya ke kantor untuk mempertanggungjawabkan pelanggarannya,” ucapnya.

Pria asal Kecamatan Sukawati tersebut juga mengatakan cukup heran karena pada saat situasi pandemi Covid-19 ini, banyak pekerja yang terkena PHK dan ekonomi cukup terpuruk. Namun pengunjung atau pelanggan yang datang ke kafe relatif cukup banyak.

“Pengunjungnya banyak, seperti saat situasi masih normal. Saya heran, dapat duit darimana mereka ya. Padahal kondisi ekonomi seperti ini, heran saya,” herannya.

Sedangkan sebanyak 7 pengelolaan atau pemilik kafe remang yang terjaring pekan ini, sudah disidak sebanyak dua kali. Jika ditemukan melanggar sekali lagi, pihaknya akan menutup dan membubarkan aktivitas di kafe tersebut.

“Yang tujuh ini sebelum sudah kita pernah panggil, dan kali ini penggilan kedua, baru sebatas pembinaan. Nanti kalau melanggar lagi, kita tutup dan bubarkan saat aktivitasnya,” tandasnya.

Penulis : Ketut Catur 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular