Dampak Proyek Jalan, Mangroove TNBB Mati

Proyek ilustrasi

Negara, balipuspanews.com – Proyek pelebaran jalan utama menuju pelabuhan dikelurahan Gilimanuk membuat rusak telajakan serta pohon perindang jalan serta Hutan mangrove yang masuk wilayah Taman nasional Bali Barat (TNBB) mati.

“Akibat proyek itu memang banyak pohon perindang yang ditebangi. Sehingga jalur yang kena proyek menjadi panas. Selain itu jalan yang menuju perkampungan juga terpotong dan tidak segera diperbaikia lagi sehingga menyulitkan aktivits warga. Trotoarnya juga sangat tinggi sehingga posisi rumah warga jadi semakin rendahdari jalan,” kata Slamet, salah satu warga Minggu (13/8).

Selain itu, boulevard pemisah jalan juga terlalu panjang sehingga menghambat aktivitas warga. Hanya ada beberapa celah untuk kendaraan memutar jikaingin berbalik yakni di perempatan Pura Dalem, depan Masjid, depan pasar dan depan Pura Puseh.

“Semestinya disetiap persimpangan dibuatkan celah agar warga tidak memutar jauh dan melawan arus karena sangat berbahaya,” ujar warga lainya

Sementara itu, Wiryawan, Kasubbag Tata Usaha (TU) TNBB lketika dikonfirmasi membenarkan kalau beberapa pohon mangrove TNBB terkena proyek pelebaran jalan.

Menurutnya, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) VIII sebagai penanggungjawab proyek ini memang sudah h meminta izin atau sosialisasi dengan pihaknya jika kawasan hutan Mangroove akan terkena imbas dari proyek ini.

“Memang pohon mangrove kena proyek namun karena program pemerintah untuk penataan Gilimanuk kami harus mendukung tetapi dengan syarat tetap memerhatikan kelestarian kawasan,” ujarnya

Sementara ituk proyek pelabaran jalan tahap pertama sepanjang 1 kilometer dari Candi Bentar pertigaan terminal maneuver itu saat ini memang masih dikerjakan. Untuk pelebaran jalan, puluhan pohon perindang jalan harus dirobohkan serta telajakan diratakan.

Akibat tanah dikeruk beberapa tiang listrik termasuk tiang telepon dan tiang lampu penerangan jalan terpaksa digeser. Selain itu juga mengambil lahan hutan mangrove TNBB di pinggir timur jalan.

Akibatnya, beberapa pohon Mangroove yang tumbuh subur kini merangas berikut dengan pohon perindang di pinggir jalan yang mati karena tanah di bawahnya dikeruk untuk saluran drainase. Sebuah tiang listrikjuga roboh dan kabelnya menimpa pohon Mangroove..