Danjen Kopassus Kerahkan Tim Trail Kopassus Tembus Setiap Wilayah Terdampak Gempa di Cianjur

Danjen Kopassus, Mayor Jendral TNI Iwan Setiawan instruksikan jajaran prajurit Kopassus untuk menembus setiap wilayah yang terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. (dok. PenKopassus)
Danjen Kopassus, Mayor Jendral TNI Iwan Setiawan instruksikan jajaran prajurit Kopassus untuk menembus setiap wilayah yang terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. (dok. PenKopassus)

Cianjur, balipuspanews.com – Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayor Jendral TNI Iwan Setiawan instruksikan jajaran prajurit Kopassus untuk menembus setiap wilayah yang terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Kehadiran dari Kopassus ini dilakukan karena adanya informasi bahwa tidak meratanya distribusi yang dilaksanakan selama ini, serta tidak tersentuhnya beberapa wilayah yang berada di pelosok Cianjur akibat akses jalan yang tidak memungkinkan untuk ditembus dengan kendaraan roda empat.

Dari hal tersebut, Kopassus menyiapkan kelompok trail guna menembus keterbatasan yang dihadapi sehingga kehadiran Kopassus dapat dirasakan secara langsung dan nyata oleh para pengungsi korban gempa bumi di Cianjur.

“Kelompok trail Kopassus dilengkapi dengan bantuan yang nantinya akan diberikan kepada warga yang berada di pengungsian,” ucap Danjen Kopassus, Sabtu (26/11/2022).

Berasal dari informasi yang didapatkan bahwa terdapat 2 titik lokasi pengungsian yang berada di Desa Ngalindrung dan Desa Galundra yang belum pernah mendapatkan bantuan logistik maupun kesehatan. Kelompok Trail Kopassus dipimpin oleh Mayor Inf Hendis Asies bergerak menggunakan 10 unit motor trail dengan dilengkapi bantuan berupa 30 karung beras, 20 dus mie instant, air mineral, perlengkapan bayi, terpal, susu, selimut, dan perlengkapan lainnya. Kelompok Trail Kopassus juga membawa obat-obatan serta tim medis guna memberikan bantuan kesehatan kepada warga.

“Alhamdulillah dengan adanya pasukan dari Kopassus yang hadir sehingga kami bisa mendapatkan logistik yang mana selama ini memang belum ada bantuan yang datang ke pos kami. Terdapat 2 orang ibu yang sedang hamil dalam kondisi sakit juga sudah diobati oleh dokter dari Kopassus,” kata Cecep selaku Ketua RT sebagai penanggung jawab di posko tersebut.

Cecep juga menyampaikan bahwa posisi posko yang berada diatas, jauh dari kota, kondisi jalanan yang rusak dan sulit dilewati bahkan untuk motor menjadi penyebab penampungan mereka tidak pernah sekalipun mendapatkan bantuan dari pihak manapun. Pak Cecep juga berharap dengan adanya gerakan dari Kopassus ini bisa menggerakkan instansi lain untuk bisa membantu masyarakat terdampak yang berada di Kampung Galudra. “Harapannya, kehadiran Kopassus dapat selalu melekat di tengah-tengah warga serta menjadi solusi untuk kesulitan yang dirasakan warga terdampak di Cianjur,” tutup Cecep.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria