Senin, Juni 24, 2024
BerandaKlungkungDapur Lansia di Klungkung Ambruk Saat Gempa Lombok Utara

Dapur Lansia di Klungkung Ambruk Saat Gempa Lombok Utara

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Dapur sekaligus tempat tidur yang ditempati perempuan lanjut usia (lansia), Ni Wayan Karsi alias Jero Sandat,74, di Banjar Jero, Desa Selat, Klungkung, menjadi korban dampak gempa, ambruk saat peristiwa gempa yang terjadi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 berpusat di Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada pukul 16.11 Wita, Selasa (14/5/2024) lalu.

Pemilik bangunan I Gusti Lanang Putu Karang menceritakan, saat peristiwa terjadi sudah tidak ada orang didalam dapur, dan persis beberapa menit sebelum kejadian ibunya (Jero Sandat,red) keluar dapur untuk mandi di sungai, sehingga selamat dari reruntuhan bangunan.

“Untung ibu saya tidak kena, biasanya beliau ada disana karena dapur selain masak untuk keluarga, juga dipakai tidur,” katanya.

Ia mengaku saat kejadian, anak dan istrinya ada di rumah terkejut mendengar gemuruh saat terjadi guncangan gempa. Setelah dicek tembok, atap bangunan berserakan piring dan perabotan dapur pecah.

Sementara kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), I Putu Widiada saat melakukan pengecekan kondisi kerusakan bangunan dapur mengatakan, kerusakan akibat musibah gempa terhadap dapur warga cukup parah.

BACA :  Rugikan Citra Arak Tradisional, Koster Minta Pemkab Karangasem Tindak Tegas Arak Gula Pasir

“Kami hitung kerugian sekitar Rp 30 juta, nanti kami upayakan penanganan bantuan minta tolong ke penjabat bupati untuk kebijakan bantuan penanganan, kasihan warga dapur selain untuk masak juga dipakai tempat tidur, beruntung saat kejadian tidak ada orang didalam,” katanya.

Widiada menyebut selain imbas gempa, kondisi bangunan sudah lama dan tiang pancang penyangga atap sudah lapuk menambah resiko bahaya saat terjadi gempa.

Penulis: Roni
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular