Senin, Juli 22, 2024
BerandaDenpasarDarah Tinggi Diduga Kambuh, Nenek Ditemukan Meninggal Didalam Kamarnya

Darah Tinggi Diduga Kambuh, Nenek Ditemukan Meninggal Didalam Kamarnya

BULELENG, balipuspanews.com – Tubuh Ni Luh Tini Hehanusa ditemukan terbujur kaku, warga Kelurahan Astina, Kecamatan Buleleng ditemukan tewas di kediamannya di Asrama Kodim Jalan Ngurah Rai, Nomor 36.

Penyebab kematian korban yang berusia 65 tahun ini diduga akibat penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) yang diderita korban kambuh secara mendadak, hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia.

Dari informasi yang dihimpun kronologi peristiwa meninggalnya korban bermula, pada Sabtu (12/9) pagi sekira pukul 07.00 Wita saat tetangga korban, Nadi (39), memanggil korban dengan maksud meminta cabai.

Akan tetapi tidak ada sahutan dari korban, saksi berinisiatif untuk menengok ke dalam kamar korban. Saat di dalam kamar, saksi menemukan korban yang tinggal sendiri di kediamannya tersebut sudah dalam keadaan tak terbujur tak bernyawa.

Pada saat ditemukan tubuh korban ditemukan terbujur kaku di atas tempat tidur dengan posisi kepala mengarah ke timur dan menggunakan pakaian baju kaos merah, celana dalam putih dengan menggunakan selimut warna biru.

BACA :  Buruh Proyek Gasak Motor Scoopy di Pinggir Jalan

Saksi kemudian memanggil tetangga yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu melihat kondisi korban. Serta menghubungi pihak kepolisian, BPBD, dan ambulance untuk penindakan lebih lanjut.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol I Gusti Ngurah Yudhistira saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari warga setempat terkait adanya orang meninggal dunia secara mendadak. Pihaknya menyebutkan, dari keterangan keluarga bahwa korban memang memiliki latar belakang sakit hipertensi yang sudah lama diderita.

“Meninggal secara wajar dan diduga karena penyakit hipertensinya mendadak kambuh. Sehingga dari pihak keluarga sudah mengikhlaskan peristiwa ini sebagai musibah,” singkatnya.

Setelah dilakukan evakuasi jenazah korban kemudian dilarikan ke RSUD Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan pihak medis korban dinyatakan non-reaktif. Tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Sementara jenazah saat ini masih disimpan di ruang jenazah RSUD Buleleng untuk menunggu pemakaman yang akan dilaksanakan di pemakaman Umat Kristen di Kelurahan Liligundi, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

BACA :  Dengan Tema "Asta Brata" Sangeh Festival 2024 di Ramaikan dengan Parade Gebogan dan Senam Lansia
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular