Warga Pesaban, Rendang, Karangasem punya mata air yang selama ini luput dari perhatian warga. Aliran air itu sering dimanfaatkan warga sekitar untuk memandikan jenazah. Seperti apa?
OKA SURYAWAN, Karangasem
Sebuah pipa nampak terlentang diatas kubangan mata air Pangkung, desa Pesaban, kecamatan Rendang, Karangasem. Mata air tersebut memancarkan warna kebiruan sehingga menarik perhatian warga sekitarnya. Sayang, lokasi mata air itu dipenuhi tumpukan sampah. Sampah tersebut adalah kiriman dari hulu saat musim penghujan datang. Oleh warga setempat, aliran air tersebut sering dimanfaatkan warga sekitarnya untuk memandikan jenazah ketika ada warga yang meninggal.
Untuk menuju mata air, jalan yang dilalui sedikit naik turun. Dari jalan raya Pesaban, lokasinya masuk ke barat sekitar 400 meter. Sejak beberapa bulan belakangan, aliran mata air pangkung mulai dibersihkan oleh warga. Minggu ( 11/11/2018) ribuan warga bersama siswa SD, SMP hingga SMA- SMK gotongroyong membersihkan pangkung yang dipenuhi tumpukan sampah itu. Bhakti sosial itu juga serangkaian Hut ke – 2 Media Balipuspanews.com.
“ Yang penting sekarang bagaimana kita bisa mengedukasi masyarakat agar bisa membuang sampah ditempat yang tepat,” kata Wayan Aksara, koordinator Trash Hero yang hadir dalam bhakti sosial itu.
Pria asal Blahbatuh Gianyar itu menyebutkan, tumpukan sampah akan terus mengalir dari hulu saat musim penghujan datang. Hal ini bisa dicegah jika semua pihak berkomitmen tidak membuang sampah sembarangan.

Hal yang tidak jauh beda juga diungkapkan salah satu warga Pesaban. Menurutnya, yang terpenting dari kegiatan bhakti sosial itu adalah bisa berlangsung berkelanjutan.
“ Masalah kebersihan sering hanya sebatas wacana. Kami senang pihak Balipuspanews berkomitmen terhadap lingkungan,” sebut warga yang minta namanya tidak ditulis.
Untuk mengatasi persoalan sampah diareal mata air pangkung, grup taxi Blue Bird juga siap melakukan bhakti sosial setelah aksi sosial serangkaian Hut Balipuspanews.com.
“ Ini bak gayung bersambung. Terimakasih pihak Blue Bird ikut berpartisipasi,” kata Pemred Balipuspanews.com, Putu Arthayasa.
Sementara itu, bupati Karangasem, Gusti Ayu Mas Sumatri disela acara makedas- kedas Balipuspanews.com memberikan apresiasi atas bhakti sosial yang digagas oleh media online tersebut. Khusus untuk persoalan sampah, pihaknya berencana akan membangun tempat penampungan sampah dipinggiran jurang disetiap desa di Bumi Lahar Karangasem.
“ Ini untuk menghindari kesan kumuh. Bagaimana tempat sampahnya ada, tapi tidak kelihatan,” kata Mas Sumatri.
Selain dihadiri bupati Karangasem bersama OPD terkait, bhakti sosial juga dihadiri ketua komisi IV DPRD Bali I Nyoman Partha. Politikus asal Guwang Sukawati yang dikenal merakyat itu bahkan ikut memunggut sampah disepanjang pangkung. Selain Nyoman Partha hadir juga Plt Kadis Lingkungan Hidup Pemprov bersama pegawai DLH Pemprov Bali dan Karangasem. ****



