Data Warga Positif Tertuang di Web Tercabut, Satgas Nyatakan Perlu Tes Lanjutan
Wakil Gugus Tugas Penanggulangan Virus Covid 19 Klungkung ,Sekda Putu Gde Winastra.

SEMARAPURA, balipuspanews.com -Satgas Penanggulangan Covid-19 di Klungkung menyatakan pekerja kapal pesiar yang sempat dipasang pada web/https://covid19.klungkungkab.go.id/ positif di Kecamatan Klungkung tercabut.

Pasien positif sempat dipasang di web/https://covid19.klungkungkab.go.id pada hari Senin (31/3/2020) kemudian dicabut pada hari Rabu (1/4/2020)

“Ada 3 orang pasien dalam pengawasan PDP . Sementara hasil kemarin malam itu belum Fix positifnya karena masih  pemeriksaan Labotarium lanjutan dari Jakarta karena itu dihapus data tersebut,” kata I Gede Putu Winastra, Wakil Satgas Penanggulangan Covid-19 di Klungkung saat jumpa pers pada harii Rabu (1/4/2020).

Lebih lanjut menurut Sekda Putu Gde Winastra menyebutkan   ada 3 orang yang dalam pengawasan  di RSU Klungkung ,ada seorang laki laki dari selisihan usia 55 tahun  walaupun ada gejala Penomonia tapi hasil pemeriksaan masih negatif tetap PDP Dan seorang Mahasiswi di Bogor asal  Bendul ,Semarapura juga ditetapkan sebagai PDP juga hasilnya negatif .

Dan seorang lagi dari jumpai itu juga status PDP mengarah ke positif ini setelah dilakukan rapidtes dan swab lokal namun pasien PDP ini masih indikasi.

Saat ini 3 orang masuk dalam pengawasan ini semuanya dirawat diisolasi di RSU Klungkung sesuai petunjuk Gubernur .

“Ada satu PDP yang mengarah positif. Tapi baru sekali dilakukan rapidtes dan swab lokal. Harus diuji lab sekali lagi di Jakarta baru bisa diputuskan dan nanti Propinsi yang akan mengumumkan hasilnya,’ ujar Winastra menegaskan.

 

Menurut Winastra, PDP yang mengarah positif tersebut merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sebelumnya pria berumur 28 tahun ini  bekerja di kapal pesiar dan  tiba di Klungkung pada tanggal 17 Maret lalu. Saat itu kondisinya membaik dan menjalani karantina mandiri. Namun keadaanya mulai kurang sehat (20/2).Pasien mengalami demam tinggi, Sabtu (28/3) dan  dirawat di RSUD Klungkung.

 

” Saat ini, kondisi pasien yang mengarah ke positif covid-19 itu sudah mulai membaik. Kondisi stabil, tidak pilek, tidak demam, hanya masih batuk,” ungkap Winastra.

 

Setelah hasil rapid test mengarah ke positif covid-19, Dinas Kesehatan sudah melakukan penelusuran terhadap riwayat kontak dari pasien tersebut. Ada sekitar 38 orang yang dikatakan sempat kontak dengan PDP tersebut. Semua saat ini sedang dikarantina secara mandiri, dengan pengawasan dari desa dinas dan desa adat setempat.

 

” Keduanya sempat mengalami demam tinggi sampai lebih dari 38 drajat celcius. Setelah dilakukan rapid test, keduanya negatif covid-19. Namun kondisi kesehatannya terus kami pantau,” ungkap Winastra.(RON/BPN/tim)