Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri ketika berada di Pura Silayukti
Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri ketika berada di Pura Silayukti
sewa motor matic murah dibali

KARANGASEM, balipuspanews.com – Bupati IGA Mas Sumatri dengan tegas menyatakan tak boleh ada satupun yang menghambat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sebagai pedoman dalam penyusunan APBD berdasarkan Rencana Kerja Prioritas Daerah (RKPD).

Untuk mempercepat pembahasan ini, kata Sumatri sudah dibicarakan dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster bahkan Gubernur sudah menghubungi Ketua DPRD, I Gde Dana untuk melakukan pembahasan KUA/PPAS agar pembangunan tidak terhambat.

“Astungkara pada tanggal 11 September bertepatan dengan pelantikan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) diagendakan, mudah mudahan tidak ada masalah,” kata Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri ketika dikonfrmasi soal molornya pembahasan KUA/PPS Perubahan 2019 dan Induk 2020, Minggu (7/9/2019).

Lebih jauh, sebagai Bupati yang bertanggungjawab kepada rakyatnya dirinya menegaskan tak ada seorangpun yang menghambat.

“Demi 500 ribu warga Karangasem, bahwa terhadap pembahasan KUA don PPAS perubahon tahun 2019 don induk 2020 serta fasilitas Pemilu pelaksanaan pemilukada sudah ada ketentuan yang mengatur dan tidak seorang pun boleh menghambat,” katanya.

Lebih jauh kata Sumatri kalau alasan mutasi Sekda Gede Adnya Mulyadi termasuk penunjukkan Plh I Made Sujana Erawan dijadikan alasan penundaan pembahasan tersebut menurut Sumatri itu alasan politis yang justru merugikan rakyat Karangasem.

“Pembahasan KUA dan PPAS pasti jalan karena tidak ada aturan yang tidak membolehkan Plh Sekda dlm pembahasan KUA dan PPAS , terkait yang mengundangkan itu urusan terakhir setelah di bahas oleh DPRD saya persilahkan konsultasi dengan KASN dan DEPDAGRI,” ujarnya. (art/bpn/tim)