Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

DENPASAR, balipuspanews.com – Denpasar kembali mencatat peningkatan kasus positif Covid-19 sebanyak 19 kasus per hari ini, Selasa (30/6/2020).

Kasus tersebut terdiri atas 1 orang PDP menjadi positif, 12 orang OTG menjadi positif dan 6 lainya merupakan kasus baru dengan riwayat perjalanan dalan daerah.

Hari ini juga tercatat adanya 1 orang pasien meninggal dunia.

Diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2020), Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengungkapkan pasien yang meninggal merupakan seorang perempuan (54) yang tinggal Kelurahan Kesiman dan berasal dari Jembrana.

Disebutkan, ia masuk rumah sakit tanggal 9 Juni 2020 dengan keluhan sesak napas.

Ia memiliki riwayat penyakit infeksi paru-paru dan dirawat di RSUP Sanglah.

“Pasien tersebut meninggal pagi tadi pukul 09.00 Wita di RSUP Sanglah,” ujarnya.

Secara rinci, 19 pasien positif Covid-19 yakni sebagai berikut.

Pasien pertama seorang perempuan (27) dari Kesiman Kertalangu dirawat di rumah singgah.

Seorang Perempuan (50) dari Kesiman Petilan dirawat di RSUD Wangaya.

Perempuan (50) asal Kelurahan Peguyangan dan dirawat di rumah singgah.

Perempuan (67) dari Kelurahan Padangsambian dan dirawat di RSUP Sanglah.

Seorang Laki-laki (12) asal Dauh Puri Kangin, kini dirawat di RSPTN Unud.

Laki-laki (54) asal Pemecutan Kelod yang kini dirawat di rumah singgah.

Laki-laki (42) asal Kelurahan Penatih dan dirawat di rumah singgah.

Dua orang keluarga asal Kelurahan Penatih yang terpapar dari seorang laki-laki (45) yang positif 24 Juni 2020.

Mereka yakni perempuan (44) merupakan istrinya.

Dan laki-laki (42) merupakan adiknya.

Kini dirawat di rumah singgah.

Kemudian lima orang dalam satu keluarga di Kelurahan Tonja yang tertular dari seorang laki-laki (70) seorang pedagang warung di depan rumahnya.

Kelimanya yakni istrinya (64).

Laki-laki (40) merupakan anak kos.

Seorang Laki-laki (35) merupakan anak kos.

Perempuan (35) merupakan anak kos.

Laki-laki (8) merupakan anak kos.

Selanjutnya 3 orang dalam satu keluarga dari Dangin Puri Kaja yang terpapar dari laki-laki (54).

Ketiganya yakni perempuan (50) istrinya.

Laki-laki (25) merupakan anaknya.

Perempuan (24) merupakan menantunya.

Ketiganya dirawat di rumah singgah.

Perempuan (59) bersomisili di Kelurahan Ubung dan dirawat di RSUD Wangaya.

Seorang Laki-laki (30) dari Dauh Puri Kelod dan dirawat di RSPTN Unud.

Laki-laki (49) dari Kelurahan Renon dan dirawat di RSPTN Unud.

Pun demikian, lima orang juga dinyatakan sembuh yakni Desa Dauh Puri Kelod seorang laki-laki usia 30 tahun, Kelurahan Sumerta seorang laki-laki usia 35 tahun, Desa Sanur Kaja seorang perempuan usia 56 tahun, Desa Pemecutan Kaja seorang perempuan usia 41 tahun, dan Kelurahan Renon seorang laki-laki usia 49 tahun.

Dewa Rai mengakui bahwa kasus positif Covid-19 masih terus terjadi.

Dimana, kasus positif baru di internal keluarga mulai mendominasi.

Kendati demikian, pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah juga masih ditemukan.

Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

Namun lebih dari itu, rasa optimisme harus terus dibangun dan dikobarkan.

Mengingat, jumlah pasien sembuh juga terus meningkat.

“Kembali kami ingatkan bahwa klaster perjalanan dalam daerah dan keluarga menjadi catatan serius, dan ini harus kita waspadai bersama dengan menerapkan protokol kesehatan di rumah tangga dan lingkungan sekitar yang lebih disiplin lagi,” pesannya.

Terkait hal tersebut, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 539 kasus positif, dengan rinciannya adalah 196 sembuh, 9 orang meninggal dunia, dan 334 orang masih dalam perawatan.

Sementara keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracing GTPP secara kumulatif sebanyak 1.719 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 573, sehingga tersisa 1.146 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 328 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 277, sehingga masih tersisa 51 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 126 kasus, namun 48 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 78 yang berstatus PDP.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Putu Artayasa