Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

DENPASAR, balipuspanews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar merilis data perkembangan kasus harian, Rabu (8/7/2020), dimana tercatat jumlah kesembuhan pasien sebanyak 15 orang.

Sedangkan penambahan kasus positif Covid-19 tercatat 14 Orang dengan rinciannya, 5 orang OTG dinyatakan positif, 1 orang PDP dinyatakan positif, sementara 8 orang lainnya merupakan kasus baru.

“Angka kesembuhan pasien kembali bertambah, hari ini 15 pasien sembuh, namun ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 14 kasus,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Rabu (8/7/2020).

Adapun keempat belas kasus positif tersebut yakni yang pertama asal Desa Dangin Puri Kaja dua orang laki-laki usia 48 dan 63 tahun serta seorang perempuan usia 9 tahun.

Kemudian Desa Ubung Kaja seorang perempuan usia 73 tahun.

Asal Desa Kesiman Kertalangu seorang perempuan usia 36 tahun.

Asal Desa Sumerta Kauh seorang perempuan usia 25 tahun.

Desa Pemecutan Kaja seorang laki-laki usia 43 tahun.

Desa Dauh Puri Kaja seorang perempuan usia 25 tahun.

Kelurahan Penatih seorang laki-laki usia 33 tahun.

Selanjutnya Kelurahan Kesiman seorang laki-laki usia 57 tahun.

Desa Tegal Harum seorang laki-laki usia 36 tahun.

Asal Desa Peguyangan Kaja seorang perempuan usia 32 tahun.

Desa Dangin Puri Kangin seorang laki-laki usia 41 tahun.

Kelurahan Padangsambian seorang laki-laki usia 31 tahun.

Sementara itu, untuk kasus sembuh yakni yang pertama Desa Dauh Puri Kauh seorang perempuan usia 60 tahun.

Asal Kelurahan Sesetan seorang laki-laki usia 50 tahun serta tiga orang perempuan usia 42, 27, dan 27 tahun.

Desa Pemecutan Kelod seorang laki-laki usia 9 tahun.

Desa Pemecutan Kaja seorang laki-laki usia 2 tahun dan seorang perempuan usia 2 tahun.

Kelurahan Ubung seorang laki-laki usia 37 tahun.

Kelurahan Dauh Puri seorang perempuan usia 32 tahun.

Kelurahan Penatih seorang laki-laki usia 46 tahun.

Kelurahan Pemecutan seorang laki-laki usia 24 tahun.

Kelurahan Padangsambian seorang perempuan usia 62 tahun.

Kelurahan Kesiman seorang perempuan usia 45 tahun.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi.

Kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah mulai menunjukan peningkatan.

Dimana, kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, serta masyarakat yang mendapati adanya penduduk baru agar segera melapor ke Kadus, Kaling atau Perbekel Lurah, dan perbekel lurah diharapkan juga aktif memantau mobilitas penduduk di wilayahnya, terlebih lagi saat ini kita akan segera menyambut adaptasi tatanan normal era baru,” terangnya.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara, yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.

Selain kasus positif, keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 750 kasus positif. Rinciannya adalah 312 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia, dan 426 orang masih dalam perawatan.

Sementara keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracing GTPP secara kumulatif sebanyak 2.206 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 636, sehingga tersisa 1.570 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 335 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 279, sehingga masih tersisa 56 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 136 kasus, namun 48 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 88 yang berstatus PDP.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti
Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments