Senin, Juni 17, 2024
BerandaBulelengDesa Adat Darmajati Tukadmungga Raih Penghargaan Sensus Desa Adat

Desa Adat Darmajati Tukadmungga Raih Penghargaan Sensus Desa Adat

BULELENG, balipuspanews.com – Mewakili Kabupaten Buleleng, Desa Adat Darmajati Tukadmungga berhasil meraih penghargaan yang membanggakan yaitu penghargaan Sensus Desa Adat Kreta Bali Swatantra Nugraha.

Penghargaan tersebut diperoleh berdasarkan penilaian baik atas penerapan Sensus Sad Kerthi Semesta Bali Berbasis Desa Adat di Wilayahnya. Penghargaan diserahkan juga kepada delapan desa adat dari kabupaten lainnya di seluruh Bali saat penutupan Bali Digifest II beberapa waktu lalu.

Kelian Desa Adat Ketut Wicana mengatakan, pendataan seluruh krama dan aset Desa Adat meliputi Parahyangan, Palemahan, Pawongan sudah dirinya laksanakan jauh-jauh hari sebelum ada arahan dari Pemerintah Provinsi Bali. Setelah itu barulah ada instruksi dari Pemerintah Provinsi Bali untuk menjalankan Sensus Desa Adat.

Sensus Desa Adat ini merupakan hal yang penting untuk dijalankan, sebab aset yang didata menjadi penunjang kelangsungan desa adat. Untuk itu, pihaknya mendata seluruh aset desa adat melalui program pemerintah pusat yaitu Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) Kementerian ATR/BPN.

“Berapakah desa adat punya tanah wilayah, laba pura, dan lain sebagainya. Ini supaya terdata secara riil, tidak ‘kone-kone’ saja,” jelasnya saat dikonfirmasi Rabu (7/6/2023).

BACA :  Usaha Tersangka Tidak Kantongi Izin, Gudang Gas Dianggap Tidak Layak

Pemanfaatan teknologi informasi menjadi andalan Wicana dalam melaksanakan Sensus Desa Adat Ketepatan data dan kecepatan penyampaian data yang diperlukan menjadi nilai positif yang diberikan oleh tim penilai dari Pemerintah Provinsi Bali.

Sementara dari tim penilai, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica menyampaikan salah satu kriteria penting yang dinilai adalah kiat desa adat dalam mewujudkan digitalisasi yaitu penggunaan aplikasi Sensus Sad Kerthi Semesta Bali Berbasis Desa Adat.

Desa adat akan dinilai baik apabila berhasil melaksanakan input data sebanyak-banyaknya dan capaian persentase data setinggi-tingginya.

Untuk diketahui, Sensus Sad Kerthi Semesta Bali Berbasis Desa Adat bertujuan untuk mendata seberapa banyak kekayaan kebudayaan dan kearifan lokal yang ada pada masing-masing desa adat di Bali.

Program yang telah beroperasi sejak tahun 2021 tersebut difasilitasi oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Adat, dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali.

Penulis : Nyoman Darma 

BACA :  KemenPPPA Perkuat Kerjasama Penanganan Kasus TPPO

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular