Mangku Gde Eka Semaya Putra
Mangku Gde Eka Semaya Putra
SEMARAPURA, balipuspanews.com

Semenjak Satgas Gotong Royong Desa Adat Gelgel, Klungkung dibentuk  dengan menunjuk Ketua Satgas Gotong Royong yang dibebankan kepada Mangku Gde Eka Semaya Putra ,Satgas terus melakukan gebrakan demi mampu melakukan Pencegahan tehadap Perkembangan Corona Virus Covid 19 diwilayah Desa Adat yang  berada di wewidangan  Desa Gelgel, Desa Kamasan dan Desa Tojan, Klungkung.

Ditemui Jro Mangku Gde Eka Semaya Putra menyatakan bahwa dengan ditunjuknya dirinya selaku Ketua Satgas Gotong Royong Pencegahan terhadap Virus Covid 19 ini dengan melakukan pengaturan dan mendisiplinkan warga Desa Adat untuk tidak melakukan kegiatan keluar rumah setiap malam mulai jam 20.00 Wita sampai jam 6.00 paginya.

Namun dirinya tidak serta merta melakukan tindakan pengenaan denda melainkan dengan memberikan sosialisasi selama seminggu agar warga mentaati ketentuan yang pelaksanaan perarem adat yang dibebankan kepada Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid 19 Desa Adat Gelgel ini.

“ Kita berikan sosialisasi selama seminggun sebelum menjatuhkan aturan ketat sesuai dengan awig yang ada ,dengan melakukan sosialisasi selama sepekan,” ujar Kepala SMK Kesehatan Panca Atma Jaya ini bijak.

 Sementara itu sesuai dengan Laporan awal yang ditangani Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid 19 Desa Adat Gelgel ini menurutnya untuk OPD yang dilaporkan oleh masing masing desa ke Satgas total semua OPD PMI ( Pekerja Migran Indonesia ) asal Kapal Pesiar dan Non Pesiar sejumlah 87 orang.

Dari jumlah OPD tersebut dirinya sudah melaporkan kepada Ketua Gugus Tugas Pencegahan Virus Covid 19 Kabupaten Klungkung  yang juga Bupat Klungkung Nyoman Suwirta saat mengungjungi Posko Satgas Gotong Royong di Gelgel.

 Dari laporan yang dirinci OPD PMI dan Non PMI untuk desa Kamasan total 29 orang sedangkan OPD PMI  untuk Desa Gelgel  total 28 orang,sedangkan ODP PMI dan Non PMI untuk Desa Tojan 30 orang terdiri dari 29 ABK dan 1 non ABK.

Untuk jumlah PDP di Desa Gelgel tetap 2 Pasien PDP berasal dari Dusun Pancoran dan Dusun Jeroagung. Ditambahkannya dari info yang masuk untuk nanti malam akan tiba lagi 1 orang PMI Pesiar dari Dusun Jerokapal dan akan Langsung kita minta isolasi mandiri begitu mereka tiba.

“Meskipun di bandara para pekerja PMI ini  sudah  dinyatakan negatif,Namun kita minta mereka untuk  tetap mengikuti prosedur dan rasa tenang di masyarakat dengan melakukan isolasi mandiri,”terangnya.(RON/BPN/tim)