Dewan Bali Minta Subsidi Pupuk Organik Rp 5 Miliar Dialihkan ke Peternak Sapi dan Babi, Koster Tetap Pertahankan

Gubernur Bali Wayan Koster saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD tahun Anggaran 2020, pada Rapat Paripurna DPRD Bali, Jumat (14/8/2020).
Gubernur Bali Wayan Koster saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD tahun Anggaran 2020, pada Rapat Paripurna DPRD Bali, Jumat (14/8/2020).

DENPASAR, balipuspanews.com – Pada Senin (10/8/2020) lalu, sejumlah Fraksi di DPRD Bali meminta Gubernur mengalihkan anggaran subsidi pupuk organik kepada peternak Sapi dan Babi.

Fraksi Demokrat menilai, pemberian subsidi agar tepat guna dan tepat sasaran. Karena itu anggaran belanja subsidi itu diprioritaskan untuk peternak sapi dan babi yang turut menjadi terdampak pandemi Covid-19.

Kondisi peternak sapi dan babi menjerit karena kehilangan sebagian penghasilan akibat produknya tidak laku dijual karna daya beli masyarakat Bali menurun drastis.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan, bahwa pihaknya tetap mempertahankan alokasi anggaran belanja subsidi pupuk organik sebesar Rp. 5 miliar dalam Rancangan Perubahan APBD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2020.

Itu disampaikannya pada Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD tahun Anggaran 2020, pada Rapat Paripurna DPRD Bali, Jumat (14/8/2020).

Lebih lanjut Koster menambahkan, belanja subsidi pupuk organik itu merupakan implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik.

“Pemberian Subsidi Pupuk Organik merupakan bagian dari implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik,” ujar Koster.

Hal yang sama disampaikan Fraksi Partai Gerindra.

Pihaknya berpandangan, ada baiknya belanja subsidi ini dialihkan ke belanja hibah berupa barang yaitu untuk bantuan ternak sapi maupun ternak Babi yang lebih nyata menjadi kebutuhan masyarakat peternak Bali.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan