Dewan Buleleng Gelar Kegiatan Donor Darah Diawal Tahun

Ketua DPRD Buleleng saat melakukan cek kesehatan sebelum mengikuti donor darah
Ketua DPRD Buleleng saat melakukan cek kesehatan sebelum mengikuti donor darah

BULELENG, balipuspanews.com – Kegiatan kemanusiaan berupa donor darah dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng. Kegiatan yang digelar awal tahun ini dilakukan di Sekretariat DPRD kabupaten Buleleng, Senin (11/01/2021).

Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, SH menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh DPRD Kabupaten Buleleng. Ia menekankan meskipun dalam situasi pandemi seperti saat ini harapnya agar seluruh anggota beserta staff yang memenuhi syarat agar dapat mendonorkan darahnya.

Selain itu, ia juga berharap di seluruh SKPD yang ada di Buleleng, bisa rutin melakukan donor darah setiap tahunnya dua kali saja melakukan donor darah, sehingga tidak akan pernah kekurangan stok darah di PMI Buleleng.

“Ini adalah rutinitas bagi kita untuk bisa untuk bisa menyampaikan rasa kemanusiaan dan kebersamaan kita kepada sesama yang membutuhkan darah,” harapnya.

Melalui kegiatan donor darah kali ini terkumpul 25 kantong darah yang terdiri dari 3 kantong darah golongan A, 10 kantong darah golongan B, dan 12 kantong darah golongan O. Sehingga kegiatan ini diharapkan bisa membantu PMI dalam memenuhi stok darah, dan juga dapat memumpuk rasa kemanusiaan khususnya staf di DPRD Kabupaten Buleleng.

“Kegiatan ini tidak sekarang saja, tapi kita secara rutin lakukan dari setahun yang lalu tahun 2020 kadang 2-3 kali kita lakukan donor darah di dprd Buleleng ini,” ungkapnya.

Sementara saat disinggung soal vaksinasi Covid-19, ia berharap agar semuanya bisa berjalan lancar sesuai harapan bersama. Sehingga pendistribusian vaksin ini bisa berjalan sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh satgas penanganan Covid-19. Saat ditanya soal kesiapan untuk jadi yabg pertama menerima vaksin dirinya menegaskan kesiapannya baik jadi yang pertama ataupun yang terakhir dirinya tidak mempermasalahkan hal tersebut.

“Kalau saya siap saja tidak masalah mau pertama mau terakhir tidak masalah,” tegasnya.

Bahkan Ia mengajak masyarakat agar lebih percaya langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam melakukan proses vaksinasi tersebut, sebab dari masing-masing proses sudah ada tanggung jawabnya masing-masing.

“Semua akan susah kalau terus-terusan masyarakat tidak percaya sama institusi negara yang sudah mempunyai tanggung jawab tentang hal itu,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan