Minggu, April 14, 2024
BerandaJembranaDewan Jembrana Khawatir, Penawaran Proyek Rendah Berdampak Wanprestasi

Dewan Jembrana Khawatir, Penawaran Proyek Rendah Berdampak Wanprestasi

Negara, balipuspanews.com – Penawaran rendah dari pagu yang ditawarkan pihak ketiga untuk mengerjakan proyek APBD mengundang kekhawatiran anggota DPRD Jembrana, dikhawatirkan akan terjadi wanprestasi kontrak.

“Penawaran rendah seperti ini agar dicek kelapangan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebelum memenangkan tender. Upaya ini untuk menjamin pekerjaan selesai dan antisipasi wanprestasi dari pihak rekanan. Sehingga kualitas hasil pekerjaan sesuai yang diharapkan dan tidak asal-asalan.,” ujar Ketua Komisi C DPRD Jembrana, Ida Bagus Susrama Minggu (6/8).

Menurut Susrama dengan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) memang lebih mudah dan transparan. Semua perusahaan yang memenuhi persyaratan bisa mengikuti tender bahkan dengan penawaran rendah.

“Ini agar diseleksi dan melakukan pengecekan dengan telitiSelain berita acara administrasi, ULP juga membuat berita acara pengecekan ke lapangan,” ungkapnya.

Perencanaan yang dibuat pemerintah sampai keluarnya nilai pagu sesuai dengan item harga satuan hingga biaya tenaga. Ketika muncul penawaran rendah sampai 40 persen dari nilai Pagu maka ULP agar turun mengecek hingga ke penyuplai atau toko yang menyediakan item barang untuk proyek.

BACA :  Diduga Depresi Kakek Nyebur ke Sumur

“Perlu dibuatkan surat pernyataan sanggup menyediakan bahan yang digunakan hingga pekerjaan rampung,” ujarnya.

Selain tender, anggaran untuk dana rutin pemeliharaan yang akan dikerjakan swakelola juga diminta ditambah.

Tujuannya untuk mempercepat penanganan ketika terjadi kerusakan fasilitas umum yang bersifat pemeliharaan.

Seperti diketahui dari pantauan komisi C beberapa tender proyek APBD dimenangkan pihak ketiga dengan penawaran rendah diantaranya rehabilitasi jaringan irigasi. Dari belasan paket rehabilitasi jaringan irigasi ada peserta tender yang mengajukan penawaran 40 bahkan ada lebih dari 50 persen dari pagu.

Seperti jaringan irigasi Tegak Gede, Mendoyo dimenangkan rekanan dengan penawaran 50 persen yakni Rp. 268,1 juta dari pagu Rp. 527,2 juta. Jaringan irigasi Telepus dari pagu Rp. 800 juta dimenangkan rekanan dengan penawaran Rp. 373,2 juta dan jaringan irigasi Tibu Beleng dari pagu Rp 1,025 Miliar dimenangkan rekanan yang menawar Rp. 477 juta.

RELATED ARTICLES

Diduga Depresi Kakek Nyebur ke Sumur

Arus Balik Belum Ada, Penyeberangan Sepi

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular