14/08/2020, 10:43 AM
Beranda Bali Klungkung Dewan minta Bupati Blacklist Rekanan nakal di Klungkung

Dewan minta Bupati Blacklist Rekanan nakal di Klungkung

SEMARAPURA, balipuspanews.com -Menyikapi adanya temuan Bupati Klungkung I Nyomam Suwirta yang sempat dongkol dan  menyoroti kualitas proyek di Pasar Bumbungan sangat buruk serta dibeberapa proyek lainnya mendapatkan atensi positif dari kalangan Dewan Klungkung.

Respon positif ini dikemukakan langsung oleh  anggota Komisi II DPRD Klungkung, I Gde Artison Andarawata yang mengharapkan agar OPD dibawah yang membidangi proyek proyek tersebut bertanggung jawab dalam melakuukan pengawasa.

Ditemui diruang kerjanya Komisi II ini Jumat ( 20/12) dirinya malah dengan tegas meminta Pemkab lebih bernyali dalam melakukan penindakan dan lebih berani melakukan tindakan nyata mem blacklist rekanan yang kualitas bangunan yang mereka kerjakan dibawah standar kualitas mutu.

” Sudah anggaran kita di Klungkung relatif kecil, banyak pembangunan yang bermasalah. Jangan terus-terusan seperti ini, saya minta pemda berani memblacklist saja rekanan  yang kinerjanya buruk ini,”  Kritik  tegas Artison Andarawata..

Pria bertubuh klinis putra Maestro lukis kesohor Almarhum Nyoman Gunarsa  ini menambahkan , agar Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)dibidang pengawasan  tidak asal menerima pengerjaan dengan kualitas buruk. Kualitas harus sesuai dengan perencanaan, begitu juga dengan waktu pelaksanaan pengerjaan proyek ini jangan sampai molor molor terus apapun alasannya.

” Apa memang masalahnya ada saat pelaksanaan, atau memang saat perencanaan? Ini harus dievaluasi secara menyeluruh,” tegas Artison Andarawata.

Khususnya proyek pasar Bumbungan, menurutnya tidak tidak ada alasan kualitasnya buruk seperti yang dikeluhkan Bupati Suwirta.  Terlebih secara Geografis, Bumbungan berada di Klungkung daratan dan secara pengadaan dan  mobilisasi angkutan  material juga relatif lebih mudah dibandingan dengan di Nusa Penida yang harus menyebrang laut disamping itu malah antre cukup lama dipelabuhan.

Dirinya juga menyinggung sebelumnya Tahun 2018 lalu, Dewan dan Pemkab sepakat melakukan blacklist terhadap beberapa rekanan yang tidak profesional yang mengabaikan pengerjaan fisik termasuk  di Nusa Penida juga .

Selain itu, kondisi cuaca juga masih relatif baik. Sehingga tidak ada alasan bagi rekanan, untuk tidak menyekesaikan proyek dengan baik.

” Jika kualitas proyek seperti ini terus, bisa kacau jadinya. Kami  akan evaluasi, dan usulkan dinas untuk Blacklist rekanan yang tidak profesional seperti itu,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mewanti-wanti agar pengawas tidak ada “main mata” dengan pihak rekanan.

” Kemungkinan pengawas ‘main mata’ dengan pihak rekanan selalu ada. Tahun 2020 nanti, kita di Komisi II yang membidangi hal ini akan lebih memperketat lagi masalah pembangunan fisik ini,” ujar Gede Artison Andarawata menyayangkan kondisi proyek yang dikerjakan rekanan nakal tersebut.( Roni/BPN/tim)

 

Menghilang dari Rumah, Korban Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai

GIANYAR, balipuspanews.com - Sempat hilang dari rumah, Ni Ketut Dani,49, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai Subak Sudimara, Lingkungan Sema, Kelurahan Bitera,...

Status Tersangka, Ribuan Orang Tanda-tangan Petisi Bebaskan Jerinx SID yang Ditahan di Polda Bali

DENPASAR, balipuspanews.com - Penahanan pengebuk drum Superman Is Dead Gede Ari Astina alias Jetinx SID di Polda Bali menggoncangkan dunia maya. Ribuan orang menandatangi...