Sekretaris Komisi III DPRD Buleleng, Wayan Masdana.
sewa motor matic murah dibali

Singaraja, balipuspanews.com – Sejak dua tahun, ruas jalan menuju SMAN 1 Kubutambahan di Banjar Kaja Kauh, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, ambrol dan tak kunjung diperbaiki.

Praktis, ambrolnya badan jalan itu membuat kendaraan, utamanya roda empat sulit melintas.

Permasalahan itu kemudian disampaikan Anggota DPRD Buleleng Wayan Masdana, dalam rapat bersama eksekutif di ruang rapat gabungan komisi DPRD Buleleng, Rabu (5/9).

Masdana mengatakan, jalan ambrol sejak dua tahun lalu itu, merupakan akses vital bagi kegiatan masyarakat setempat.

Bukan tanpa upaya, ia pun sejatinya sudah menyampaikan permasalahan itu pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng maupun pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng.

Namun sayang, hingga kini belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan.

Nah, akibat ambrolnya jalan itu, sebut Masdana, kendaraan roda empat pun sulit melintas.

“Harus ke pinggir sekali, biar tidak terperosok. Kami harap ruas jalan ini segera diperbaiki, karena sudah dua tahun seperti itu,” kata Wayan Masdana di Gedung DPRD Buleleng.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Buleleng Ketut Suparta Wijaya mengatakan, pihaknya sudah sempat melakukan pengecekan lokasi yang dimaksud.

Setelah dilakukan penghitungan, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 300 juta untuk rehabilitasi dan penguatan badan jalan.

Tak hanya itu, bahkan dibutuhkan senderan agar kerusakan tak berlanjut dari tahun ke tahun.

“Kami sudah tindaklanjuti, dan ketemu anggaran Rp 300 juta. Tapi di perubahan anggaran tahun ini, ada potongan (anggaran) Rp 7 miliar. Jalan jebol juga bukan hanya di sana. Ada juga di Jalan Selat-Anturan dan Sudaji-Sekumpul. Kalau ada anggaran, pasti kami kerjakan,” singkat Suparta.

Tinggalkan Komentar...