Singaraja,balipuspanews.com — Kinerja dan prestasi ditorehkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Salah satunya, Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Kusnan Abadi selaku Ketua Pansus Perubahan Perda Banyuwangi bersama rombongan sengaja datang ke Buleleng untuk melakukan studi banding dengan PDAM notabene merupakan salah satu perusahaan daerah milik Pemkab Buleleng, pada Kamis (1/3).
Menurut Kusnan, perusahaan daerah milik Pemkab Buleleng dinilai telah sukses dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
“Kami disarankan oleh Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi untuk datang PDAM Buleleng dalam rangka penyempurnaan Perda. Jadi, itu alasan kami studi banding di Buleleng,” kata Kusnan Abadi didampingi Dirut PDAM Buleleng, Made Lestariana.
Beberapa hal, sebut Kusnan menjadi bekal untuk rombongan Pansus Perubahan Perda Banyuwangi, diantaranya tentang penyertaan modal.
“Penyertaan modal di PDAM Buleleng minimal disesuaikan dengan setoran PAD Buleleng. Nah, itu kami akui belum sempat kita pikirkan di Banyuwangi,” terangnya.
Menariknya, sambung Kusnan, PDAM Buleleng sudah memiliki anak perusahaan.
“Ternyata, PDAM Buleleng sudah memiliki anak perusahaan yang di perserokan. Ya, menarik sekali, dan hal itu nantinya akan kami masukkan dalam klausul di Perda Kabupaten Banyuwangi karena itu bisa menjadi Perda jangka panjang,” ungkapnya.
Kehadiran tim Pansus Dewan Banyuwangi itupun disambut hangat oleh Dirut PDAM Buleleng, Made Lestariana.
Usai memberikan paparan kinerja, Dirut Lestariana juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pansus Banyuwangi yang telah memberikan kepercayaan, dan menjadikan PDAM Buleleng sebagai salah satu referensi.
Dirut Lestariana pun menegaskan, sebagai sesama perusahaan BUMD, pihaknya pun siap mendukung dan membantu memberikan sumbangsih berupa pemikiran dan konparasi kepada Pemkab Banyuwangi.



